alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

FK UI Gelar Pelatihan di Sembalun

SELONG-Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) bersama Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UI melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun. Kegiatan bertajuk Transformasi Menuju Anak dan Ibu Bergizi, Sehat, dan Mandiri (Rinjani Berseri) tersebut dilaksanakan selama dua minggu.

Ketua tim program pengabdian masyarakat FK UI dr Erfi Prafiantini menjelaskan, kegiatan dilaksanakan dari 2-12 Agustus mendatang. “Kegiatan ini kami awali dengan melakukan pelatihan terhadap kader dan tenaga kesehatan. Materinya tentang pencegahan balita stunting dan tata laksana gizi balita pascabencana,” kata Erfi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Sembalun Bumbung itu dilaksanakan selama dua hari dari 2 sampai 3 Agustus lalu. Kata Erfi, setelah pelatihan, timnya akan melakukan kunjungan ke delapan dusun yang ada di desa Sembalun Bumbung. Nantinya, di setiap dusun akan dibentuk Kelompok Pendukung ASI (KP ASI). KP ASI diharapkan dapat meningkatkan cakupan bayi yang mendapat ASI eksklusif. “Sehingga dapat mencegah terjadinya stunting,” jelasnya.

Dalam pelatihan, tim membahas pengenalan gejala stunting, dan bagaimana melakukan pencegahan melalui asupan makanan bergizi seimbang yang dijelaskan melalui ‘isi piringku’.

Selain itu, tim juga menyampaikan materi pola asuh bayi dan balita sejak dalam kandungan. Di mana hal tersebut sangat mendukung tumbuhkembang anak pada tahapan selanjutnya. Selanjutnya, bagaimana penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di keluarga dan lingkungan sekitar.

Menurut Erfi, paparan tersebut disampaikan untuk membantu program Kementerian Kesehatan. Khususnya dalam mencegah stunting melalui pemberdayaan kader posyandu. Di mana, kader posyandu diketahui sebagai salah satu ujung tombak edukator pos kesehatan di tengah masyarakat.

Materi lainnya adalah tata laksana gizi pascabencana pada balita. Bagaimana gizi dan pemberian makan pada balita saat bencana. Pemateri dr Diyah Eka Andayani menyebutkan, pelatihan bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kader dan tenaga kesehatan pada saat bencana dan pascabencana. “Agar tidak terjadi kekurangan gizi pada balita sebagai kelompok yang rentan,” jelas Diyah.

Kepala Puskesmas Sembalun Asrihadi mendukung program tersebut. Terutama mengenai penurunan angka stunting pascagempa. Saat ini, 250 balita di Kecamatan Sembalun tergolong stunting. “Saat ini kami memiliki program bengkel gizi terpadu. Program ini melibatkan berbagai pihak, terutama ibu balita dan kader kesehatan,” kata Asrihadi. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tekan Jumlah Pernikahan Dini, Rutgers Gandeng Pemkab Lobar

"Khusus di Lobar terdapat SK dari Dikbud Lobar untuk memperbanyak jumlah SMP dalam memberikan pembelajaran kesehatan reproduksi yang komprehensif melalui modul setara. Total SMP yang mengadaptasi modul setara meningkat dari 4 SMP menjadi 9 SMP. Ini menandakan respons baik pemkab dan memiliki tujuan sama untuk menekan pernikahan usia dini," terangnya.

Review Deliveree Indonesia: Pengalaman Sewa Truk Colt Diesel

Logistik merupakan hal yang sangat kompleks dan rumit. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan dunia logistik pasti sudah tahu seberapa ribetnya memastikan barang atau kargo yang ingin dikirimkan tiba dengan selamat di lokasi tujuan.

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks