alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Ingin Segera Buka Sekolah, Ini Penjelasan Pemkab Lotim

SELONG-Keinginan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy membuka sekolah pada 8 Agustus mendatang tetap mengacu pada aturan. “Tentu apa yang disampaikan bupati berdasarkan harapan masyarakat. Sehingga harus dipahami dengan baik maksud dari pesan tersebut,”  kata Sekda Lotim HM Juaini Taofik pada Lombok Post, Selasa (4/8).

Taofik menegaskan, covid-19 di Lotim nyatanya sampai saat ini belum pergi. Dalam satu minggu, sesuai rilis gugus tugas covid-19 provinsi, selalu ada tambahan pasien terkonfirmasi positif dari Lotim. Artinya, langkah-langkah Pemkab Lotim seperti memulai pembelajaran tatap muka juga tentunya berdasarkan atas fakta tersebut.

Ia menyatakan, wacana keinginan Lotim membuka sekolah murni atas pembacaan kondisi yang ada. Hal itulah yang disampaikan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy. Namun bukan berarti  sebuah keinginan tidak lantas diwujudkan dengan melanggar aturan di atas. “Saya pikir setiap langkah kita dari dulu selalu mengacu pada aturan di atas,” tegasnya.

Taofik juga menyatakan keinginan tersebut tidak diwujudkan dengan bersurat langsung ke pemprov. Karena memang situasi dan kondisi saat ini belum memungkinkan pihaknya untuk melakukan hal tersebut. Ia pun menyentil pemberitaan mengenai perbedaan pandangan Kadis Dikbud Lotim Achmad Dewanto Hadi dengan bupati mengenai pembukaan sekolah tersebut. “Sebenarnya tidak ada perbedaan. Kadis dikbud hanya menekankan pada aturan yang mesti disesuaikan,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya belum memastikan apakah sekolah akan tetap dibuka pada 8 Agustus mendatang. Namun di tengah itu, kata Taofik, segala sesuatu mesti dipersiapkan. Menurutnya, proses pembelajaran daring belum dapat terlaksana dengan maksimal mau tidak mau harus dimatangkan. “Saya pikir di saat seperti inilah kita berpacu pada kalimat ‘tidak ada yang tidak bisa’,”  ujarnya.

Sebelumnya,  Bupati Lotim HM Sukiman Azmy mengatakan akan segera membuka sekolah pada 8 Agustus mendatang. Namun langkah tersebut tidak terlepas dari kondisi yang ada. Artinya, jika angka pasien terkonfirmasi positif menurun, atau tidak mengalami peningkatan signifikan, ia akan memerintahkan untuk segera membuka sekolah. “Kita akan lihat kondisinya,” tandasnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks