alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Belum Ada yang Jadi Tersangka dalam Kasus SK Honorer Palsu

SELONG-Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim melaporkan pembuat SK honorer yang diduga palsu ke polres. Dari laporan tersebut, terduga pelaku pembuat SK palsu honorer berinisial TR, 53 tahun, warga Desa Lenek, Kecamatan Lenek langsung dipanggil oleh pihak kepolisian, kemarin (7/11).

Kasatreskrim Polres Lotim AKP I Made Yogi Purusa Utama menerangkan, terduga TR mengakui jika SK yang dibuatnya palsu. SK tersebut dibuat untuk puterinya sendiri. Dengan alasan sebagai salah satu persyaratan wisuda. “Selanjutnya kami akan membuktikan kebenaran SK bodong itu dengan meminta SK yang asli dari BKPSDM,” kata Yogi kepada Lombok Post.

Menurut Yogi, keterangan tersebut sedikit tidak masuk akal. Karena itu, pihaknya akan mendalami kemungkinan adanya SK palsu lainnya yang tersebar. Kata Yogi, mungkin saja ada masyarakat yang mendapatkan SK dari pelaku TR. Sehingga ia akan mengetahui kalau SK tersebut juga palsu.

“Dilihat dari alasan pelaku membuat SK tersebut, kami melihat adanya kemungkinan SK palsu ini dibuatkan juga untuk orang lain. Kalau pun benar, maka ada kemungkinan juga keterlibatan orang dalam,” jelasnya.

Yogi menerangkan, bersama terduga, ia juga memanggil beberapa saksi yang merupakan pihak yang mengedit SK atau pembuatnya dan juga pihak yang mencetak SK tersebut. Untuk sementara waktu, pihaknya hanya menetapkan satu pelaku. Sementara tukang edit dan percetakan hanya menjadi saksi.

Namun dalam penyelidikan lanjut, tidak menutup kemungkinan kedua saksi bisa terlibat sebagai pelaku juga. Hal itu tergantung dari sejauh mana permainan mereka. Yogi juga menegaskan akan segara menahan pelaku jika sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Kita berharap keberadaan SK bodong ini disebarkan media agar kemungkinan adanya korban lain muncul,” tegasnya.

Selain SK, barang bukti lainnya yang diamankan berupa satu set komputer yang digunakan mengetik SK dan printer yang digunakan mencetak SK tersebut.

Yogi menegaskan, pihaknya akan serius mendalami kasus tersebut. “Pelaku diancam pasal 236 KUHP tentang pemalsuan akta otentik dengan hukuman 6 tahun penjara,” jelasnya.

Terpisah, Kepala BKPSDM Lotim H M Isa menegaskan telah mempolisikan pelaku pembuat SK yang diduga palsu itu. “Minimal pelaku ini dihukum sesuai dengan kadar kesalahannya. Sehingga yang lain tidak mengikuti kesalahan ini,” kata Isa.

SK pegawai honorer yang diduga memalsukan tanda tangan bupati tertanggal 23 Oktober 2019 itu ditemukan di Dinas Pariwisata Lotim. Hal tersebut diketahui BKPSDM setelah pihak dari Dispar mempertanyakan kedatangan pegawai honorer baru. Dalam keterangan unit kerja SK tersebut, tertulis jika si pemilik SK bertugas sebagai staf pemasaran di Dispar Lotim.

Kata Isa, SK bodong yang ditemukan hanya satu. Ia enggan berkomentar ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya SK palsu lain. “Hanya satu,” pungkasnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks