alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Berbincang dengan Ketua Gema Alam NTB di Hari Perempuan Sedunia

Sebelum benar-benar berubah, Haiziah Gazali atau yang akrab disapa Ziko belum ingin disebut aktivis perempuan. Sebab menurutnya, sebuah perubahan harus berawal dari diri sendiri. Karena kesadaran itulah, gerakan Rp 2 ribu untuk kesataraan juga hadir di benaknya.

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

===========================

Ziko memegang sebuah kotak kecil bertuliskan beberapa patah kata. Mulai dari ‘Rp 2 ribu untuk kesataraan’ sampai dengan ‘kesetaraan untuk kehidupan yang lebih baik’. Hari itu, kotak tersebut berisi puluhan lembar uang dua ribuan rupiah.

Tanda tanya yang muncul dibenak penulis koran ini. Ada apa dengan Rp 2 ribu. Dari pertanyaan itulah, perbincangan dengan Ketua Gema Alam NTB itu pun dimulai. “Saya ingin mengajak perempuan untuk memulai perubahan dengan tindakan paling sederhana. Menyumbangkan uang Rp 2 ribu,” kata Ziko memulai penjelasannya.

Kegiatan Rp 2 ribu untuk perubahan itu dilakukan dalam rangka memperingati hari perempuan sedunia. Hari itu jatuh pada 8 Maret kemarin. Dengan Rp 2 ribu, Ziko ingin mengajak perempuan untuk menuang impian guna memperjuangkan kesetaraan. Katanya, hal itu sesuai dengan tema hari perempuan sedunia 2019 ini, balance for better.

Ide ini sederhana. Kata Ziko, untuk meraih perubahan atas ketertindasan perempuan, dibutuhkan pikiran, tenaga, dan materi. Ketiga hal tersebut tidak perlu besar. Namun bisa dimulai dengan yang paling kecil. Pikiran dituangkan dalam bentuk tulisan, tenaga dalam bentuk energi. Sedang materi dituangkan dari uang Rp 2 ribu.

“Di sini saya ingin menekankan, bahwa sebuah perubahan harus berawal dari hal kecil. Seperti halnya melakukan perubahan dari diri sendiri,” terangnya.

Kesadaran untuk mengubah diri sendiri sebelum melakukan perubahan yang lebih besar pada orang lain sangat dibutuhkan. Mengeluarkan uang Rp 2 ribu merupakan gerakan kecil yang menjadi simbol dari perubahan yang lebih besar. Hal itu dituangkan juga dalam bentuk menuliskan impian para perempuan.

Jadi pertama perempuan diajak menyumbangkan materi, lalu kemudian pikiran dan gagasan yang tertuang dalam impian. “Setiap mereka yang mengeluarkan Rp 2 ribu akan menuliskan impian mereka,” ujarnya.

Di tengah kekaguman penulis koran ini pada ide tersebut, Ziko menjelaskan asal muasal ide. Dengan serius, ia menerangkan jika ide tersebut muncul  saat ia sedang berada di dalam toilet. “Ide-ide saya biasa muncul dari dalam WC,” terangnya sembari tersenyum.

Rp 2 ribu merupakan nominal yang kecil. Namun dari angka itulah Ziko ingin berbicara. “Dari nominal yang kecil, kita bisa membuat perubahan yang besar,” katanya. (*/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks