alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Selaparang

Masjid Pancasila dibangun dan diresmikan oleh Presiden Kedua RI Soeharto. Karena cukup tua, atap masjid itu kini jadi sarang burung dan cicak. Karena itu, M Rahulli tak hanya bertugas mengumandangkan azan dan imam. Melainkan harus mengepel lantai yang tak suci lagi oleh kotoran cicak.

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

===============================

Pukul 11.30 Wita, M Rahulli atau yang akrab disapa Rahul sudah tiba di dalam masjid. Setelah salat sunat dua rakaat, ia menuju ke mimbar menyiapkan kaset ngaji untuk diputar. Juga pengeras suara dihidupkan.

Tapi di tengah perjalanan menuju ke mimbar, koran ini segera menahannya dan meminta kesediaan waktu wawancara. Ia tak langsung mengiyakan. Melainkan melihat waktu di jam dinding, kemudian mengatakan, masih ada waktu.

Kata Rahul, empat tahun sudah ia mengabdikan hidup menjadi penjaga rumah Allah.  “Tugas saya azan, kadang jadi khatib, imam salat berjamaah, membersihkan halaman, dan ngepel lantai masjid ini,” jelasnya.

Ia mengatakan, memastikan lantai masjid tetap suci jauh lebih penting dari pada sekadar menyetel suara orang ngaji. Tapi bukan berarti itu akan dikorbankan. Melainkan waktunya yang ia dahulukan.

Mengetahui rawannya kotoran cicak dan burung di masjid itu, ia pun datang harus lebih awal.  Untuk apa? untuk mengepel lantai, dan terkadang menyapu karpet yang digerangi juga kotoran cicak tersebut.  “Kotoran ini yang banyak. Sehari saja tidak kita bersihkan, sudah menumpuk,” terangnya.

Rahul juga menceritakan awal mula ia menjadi penjaga masjid Pancasila. Ia mengatakan, saat menjadi mahasiswa di IAIH Hamzanwadi Pancor, ia selalu mengelilingi empat masjid ini dalam seminggu atau sebulan. Pertama Masjid Attaqwa Pancor, Masjid Agung Al Mujahidin, Masjid Sanggeng, dan Masjid Pancasila di Rakam.

Sehingga pada suatu sore ia melihat anak-anak mengaji. Ia turun membantu sang guru yang adalah temannya untuk mengajar. Lambat laun pengurus mempercayainya, dan jadilah ayah dua anak itu menjadi penjaga masjid sampai saat ini. Penjaga yang mendapat gaji Rp 1 juta per bulan ditambah Rp 500 ribu sebagai honor menjaga dan membersihkan halaman masjid.

Selain jadi marbot, Rahul juga bekerja sebagai guru honorer di salah satu MTs di Pancor Manis. Gaji rapel honoran dan Rp 1,5 juta per bulan tentu tak cukup. Namun menurutnya, di sinilah letak barokah menjadi seorang penjaga rumah Allah. “Kalau dihitung, sudah tidak terasa berkah yang saya dapatkan. Di setiap saya butuh, selalu ada jalan yang diberikan,” jelasnya. (bersambung/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks