alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Pendakian Gunung Rinjani Tetap Aman

MATARAM-Kebakaran hutan kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Kali ini, api membakar padang savana Propok. Kebakaran baru diketahui petugas setelah mendapat laporan warga, pada Minggu (7/7) pukul 13.17 Wita.

Kepala Balai TNGR Sudiyono menjelaskan, setelah mendapat laporan warga, Resort Sembalun dan Resort Aikmel melakukan pengecekan sekaligus memadamkan kebakaran bersama warga. Resort Sembalun mengerahkan sembilan orang dan Resort Aikmel menurunkan 12 orang. ”Dengan cepat api bisa dikendalikan petugas,” kata Sudiyono dalam keterangan persnya, kemarin (8/7).

Dua titik api yakni di Propok dan Pusuk Sembalun bisa dipadamkan sekitar pukul 18.30 Wita. Tapi beberapa titik api yang mengarah ke Gunung Kondo tidak bisa dikendalikan karena medan yang cukup curam. ”Akhirnya tim memutuskan kembali dan melakukan pemantauan jarak jauh,” ujarnya.

Diperkirakan luas lahan yang terbakar sekitar 115 hektare. Vegetasi yang terbakar berupa rumput, alang-alang, semak, dan perdu. Kebakaran tidak memakan korban jiwa. Juga dipastikan tidak mengganggu aktivitas pendakian Gunung Rinjani.

Karena belum semua titik api dipadamkan, mereka terus memantau dari jarak jauh seperti Sembalun dan Pesugulan. Dia berharap api tidak mejalar dan membakar lebih banyak kawasan di sana. ”Sampai saat ini masih terdapat beberapa titik api,” ujarnya.

Manager Geowisata dan Trekking Taman Bumi Rinjani Budi Karyawan menyayangkan, kebakaran ini terjadi lagi. Sebab, kebakaran bisa membuat beberapa vegetasi khas di Kawasan Gunung Rinjani mati. “Semoga bisa segera dicari tahu apa penyebabnya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Protokoler NTB Najamuddin Amy mengimbau warga tetap tenang ketika mendapatkan informasi bencana. Seperti potensi gempa, termasuk bencana kebakaran di kawasan Rinjani saat ini. Dia memastikan, NTB tetap kondusif, petugas di lapangan terus bekerja untuk memastikan tetap aman. (ili/yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks