alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Spesialis Pencuri Mobil Ditangkap Polisi

SELONG-Satreskrim Polres Lotim menangkap tiga orang spesialis pencurian mobil di wilayah hukum Polres Lotim. Kasatreskrim Polres Lotim AKP I Made Yogi Purusa Utama menerangkan, penangkapan ketiga pelaku tersebut diawali dari adanya laporan kehilangan mobil warga sebanyak lima kasus.

 

Ketiga tersangka ialah H, 22 tahun warga Janapria; MT, 28 tahun warga Montong Gading; dan DA, 37 tahun warga Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Lobar. “Mereka beraksi malam hari. DA dan H bertugas merusak pintu mobil. Sementara MT sebagai perantara,” kata Yogi kepada awak media, kemarin (8/8).

 

Mobil curian tersebut dibawa melalui perantara ke Karang Taliwang, Kota Mataram. Yogi menerangkan, barang bukti berupa tiga buah mobil berupa pickap dan dam truk didapatkan di sana. Sayangnya, penadah yang merupakan warga Mataram langsung kabur saat mengetahuinya adanya penggerebekan.

 

“Identitas penadah sudah kami kantongi. Saat ini sedang dalam pengejaran,” jelasnya.

 

Menurut Yogi, H dan DA merupakan residivis pencuri yang dianggap sudah ahli dalam membawa kabur mobil orang. Jika mereka sudah berhasil masuk ke dalam mobil, cukup empat menit untuk menyalakan mobil dan tancap gas membawanya kabur.

 

Selain sebagai perantara, tersangka MT juga bertugas sebagai pengganti nomor kendaraan dan mesin mobil yang dicurinya. Pencurian tersebut menurut Yogi telah terencana dengan baik. Penadah yang saat ini masih DPO disebut sebagai orang yang menyerahkan nomor kendaraan yang akan diembat.

 

“Jadi mereka ini beraksi sesuai pesanan. Untuk mobil dam truk, mereka menjualnya seharga Rp 30 juta ke penadah. Untuk pikap Rp 10 juta,” jelasnya.

 

Pengungkapan kasus 3C yang dilakukan sekitar 26 Juli 2019 lalu tersebut menurut Yogi membuat Polres Lotim menjadi yang tertinggi pengungkapan kasusnya di NTB per triwulan kedua. Dari sekitar 33 laporan polisi yang masuk, pihaknya telah berhasil mengungkap 23 kasus.

 

Namun dengan begitu juga, Lotim menjadi daerah yang kerawanan tindak pidana pencuriannya tinggi. Terutama dalam hal 3C. “Karena itu saya berpesan kepala masyarakat untuk jangan lengah. Silakan pasang kunci ganda. Terutama bagi warga yang tidak memiliki tempat memarkir mobilnya,” jelas Yogi.

 

Dalam kesempatan itu juga, Yogi secara simbolis menyerahkan kunci mobil curian kepada korban. “Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya ED dan A selaku penadah,” tambahnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks