alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

LOMBOK TIMUR–Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Panen raya dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal. Hadir pula Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, dan Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda menjelaskan, “Kampung Sehat” adalah merupakan program yang menjadi turunan program Polri Kampung Tangguh Nusantara yang menjadi satu kesatuan dengan terwujudnya ketahanan pangan. Kata Iqbal, ‘sehat’ merupakan singkatan dari steril, ekonomi produktif, harmonis, asri, dan tangguh, yang akan menjadi modal utama masyarakat NTB menghadapi pandemi Covid-19.

“Pandemi silahkan, tetapi ekonomi tetap produktif. Masyarakat senang, dan dengan catatan protokol kesehatan tetap dijalankan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketahanan pangan menjadi salah satu andalan masyarakat dalam mewujudkan ekonomi yang produktif. Geliat ekonomi masyarakat seiring dan sejalan dengan upaya melawan pandemi Covid-19. Melihat bagaimana masyarakat memiliki upaya yang kuat dalam menguatkan produktivitasnya, Iqbal bahkan menyebut Covid-19 sebagai berkah dalam kesulitan.

Secara khusus, alumnus Akpol 1991 ini memberi jempol pada Desa Kembang Kuning dengan masyarakatnya yang tetap berdaya. “Saya mengapresiasi Bupati Lotim, Dandim dan Kapolres yang telah membina desa ini dengan sangat baik,” ujarnya.

Melanjutkan pujiannya, Iqbal juga mengatakan jika Desa Kembang Kuning menjadi salah satu kandidat juara Lomba Kampung Sehat di NTB. “Ini dicatat ya,” katanya di hadapan awak media.

Panen raya ini diawali dengan panen ikan lele dan nila. Kegiatan dilanjutkan dengan melihat produksi olahan hasil pertanian masyarakat dan diakhiri dengan memanen padi.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalillah menyambut baik upaya menguatkan ketahanan pangan yang menjadi turunan dari program Polri Kampung Tangguh Nusantara. Menurutnya, selama pandemi Covid-19 di NTB, hasil pertanian dan peternakan masyarakat relatif normal.

“Selama ini saya dan Gubernur sudah membagi tugas. Gubernur di ekonomi, saya di Covid-19,” kata Rohmi.

Setiap program yang dicanangkan kata dia, tetap diusahakan berbasis produksi. Dengan harapan, pandemi Covid-19 tidak terlalu menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Sesulit apapun kita usahakan. Itu kita realisasikan dalam JPS Gemilang,” jelasnya.

Panen raya di Kembang Kuning ini sendiri berbarengan dengan panen raya Kapolri di Tangerang, provinsi Banten. Pada kesempatan kemarin pun digelar video conference Kapolri dengan 34 Polda se-Indonesia. (tih/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Begini Cara Booking Service Online Via Motorku X

”Caranya sangat mudah, semua hanya dalam genggaman saja,” ucap Marketing Sub Dept Head Kresna Murti Dewanto.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks