alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Sekda Baru Lotim, Gubernur Rekomendasikan Juaini Taofik

SELONG-Nama Kepala BPKAD Lotim HM Juaini Taofik muncul di surat rekomendasi gubernur NTB tentang pengangkatan sekda Lotim. “Ya, surat rekomendasi dari gubernur sudah kami terima,” kata Kepala BKPSDM Lotim melalui Kabid Mutasi BKPSDM Lotim Y Ugi Lusianto pada Lombok Post, kemarin (11/2).

 

Rekomendasi gubernur NTB keluar setelah bupati Lotim mengirimkan tiga nama tertinggi hasil seleksi sekda oleh pansel. Ugi sendiri enggan membenarkan nama Taofik yang tertera dalam rekomendasi gubernur tersebut. “Besok (hari ini, red) rekomendasi itu kita serahkan ke KASN,” jelasnya.

 

Kata Ugi, pihaknya belum bisa memastikan waktu keluarnya surat keputusan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tentang pengangkatan sekda. Yang pasti, bupati menandatangani SK pengangkatan sekda Lotim berdasarkan keputusan dari KASN. “Nanti SK-nya dari bupati,” ujarnya.

 

Seperti halnya keputusan KASN, Ugi juga belum bisa memastikan kapan pelantikan sekda Lotim berlangsung. Ia menerangkan, saat ini SK Sekda Lotim H Rohman Farly menjadi jabatan fungsional kabarnya belum keluar.

 

Dalam aturan, pelantikan sekda Lotim semestinya dilaksanakan jika SK dari bupati dan SK pengangkatan Rohman keluar. “Semestinya bersamaan,” jelasnya.

 

Mendengar kabar disertai foto SK rekomendasi gubernur yang berseliweran di medsos, HM Juaini Taofik mengatakan sudah mengetahui kabar tersebut. Namun ia memilih tidak berkomentar. “Nanti saja,” kata Taofik singkat.

 

Berdasarkan wawancara koran ini tentang para calon sekda Lotim, sebelumnya Taofik menerangkan tentang visi yang diajukan saat seleksi. Kata Taofik, peran sekda yang ‘Andal’ menjadi visi yang ia ajukan saat itu.

 

Andal merupakan singkatan dari Amanah, Netral, Dedikasi, Akuntable, dan Loyalitas. Menurutnya, seorang Sekda harus amanah. Sesuai dengan apa yang ditugaskan. “Tetap fokus pada pencapaian RPJMD,” jelasnya.

 

Selanjutnya Netral. Kata Taofik, sekda harus senantiasa objektif. Tidak memihak dan menjaga netralitas ASN. Selanjutnya, ia menerangkan pentingnya dedikasi. Pikiran, tenaga dan segenap SDM mesti dicurahkan seorang sekda. “Semua untuk kemajuan Lotim,” tegasnya.

 

Berikutnya adalah Akuntable. Baik secara hukum, sosial, dan administrasi, segala tugas yang diemban sekda harus mampu dipertanggungjawabkan. Terakhir Loyalitas kepada pimpinan. “Dalam menjalankan dinamika pemerintahan, sekda harus menunjukkan loyalitas kepada bupati sebagai pimpinan daerah,” jelasnya.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, tiga nama yang diserahkan pansel dari enam calon adalah Kepala BPKAD Lotim HM Juaini Taofik, Kepala Bappeda Lotim Achmad Dewanto Hadi, dan Kadispar Lotim H Mugni.

 

Kepada Lombok Post, Mugni membenarkan jika namanya ada di tiga teratas. “Informasi yang saya dapatkan begitu. Tapi saya tidak tahu siapa yang terpilih,” kata Mugni dengan nada santai. (tih/r5)

 

 

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks