alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Mahnim Berharap Leher Purnama Bisa Ditegakkan

SELONG-Lambannya penanganan kesehatan anak di Lotim masih menjadi persoalan. Perhatian pemerintah bagi keluarga tidak mampu ada setelah kasus tersebut terungkap ke media.

Hal serupa terjadi pada Purnama Hadi, 18 tahun, warga Dusun Timbe Ekek, Desa Suralaga, Kecamatan Suralaga. Lahir normal dengan berat 3,1 kg, 18 tahun kemudian berat badannya hanya 13 kg. Ibunya Inaq Mahnim menerangkan jika ia tak memiliki biaya untuk membawa anaknya ke rumah sakit. Meskipun biaya pengobatan tidak dibebankan, akan tetapi ia terhambat biaya akomodasi. “Untuk bolak balik susah. Syukur-syukur ada untuk makan,” kata Mahnim di rumahnya, kemarin (11/3).

Selama dalam kesusahan, Inaq Mahnim mengaku tak tahu harus mengadu ke mana. Dalam benaknya hanya ada biaya yang tidak ada.  Kata Mahnim, penyakit yang diderita Purnama sejak ia berusia 9 bulan. Dua hari setelah mendapatkan imunisasi campak, ia menderita kejang-kejang. “Terus dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Sejak saat itu, Purnama dirawat jalan berupa fisioterapi selama dua tahun. Namun perawatan berhenti karena kondisi keluarganya. Mahnim yang telah ditinggal meninggal dunia oleh suaminya tak mampu membiayai akomodasi perawatan puteranya. “Saya maunya leher anak saya ini bisa ditegakkan,” harapnya.

Nutrisionis atau tenaga penyuluh gizi Puskesmas Suralaga Mariana Ulfaini menerangkan, jika Purnama sudah terdata di Puskesmas Kerongkong. Karena Puskesmas Suralaga sendiri baru saja berdiri.

Kata Mariana, Purnama didiagnosa memiliki kelainan yang menyebabkan tumbuh kembangnya terhambat. Hal itu adalah celebral palsy atau kelainan syaraf. Gizi buruk yang terjadi pada Purnama disebabkan oleh kelainan tersebut. Selama ini diketahui, pola makan Purnama normal. “Jika gizi buruk, tanpa penanganan, dia tidak akan bisa bertahan sampai sejauh ini,” terang ibu satu anak itu.

Sejauh ini, ada empat kasus gizi buruk yang tercatat di Puskesmas Kerongkong yang meliputi wilayah Kecamatan Suralaga. Purnama tidak termasuk di dalamnya karena itu merupakan kasus 2001. Bersama petugas dari Puskesmas Suralaga, Inaq Mahnim dan Purnama langsung di bawa ke RSUD dr Raden Soedjono Selong dengan rujukan dari Puskesmas Kerongkong.

Pada kesempatan itu, hadir Kabag Kesra Lotim H Ahmad didampingi Sekcam Suralaga Ahmad Subhan. Selain itu tampak pula perangkat Desa Suralaga lainnya. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks