alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pemdes Harus Ikut Berpartisipasi

SELONG-Persoalan penanganan kasus pelayanan kesehatan bagi keluarga tidak mampu harus segera dibenahi. Kesan pemerintah yang bertindak setelah kasus mencuat di media tak boleh dibiarkan. Karena itu Kabag Kesra Lotim H Ahmad menerangkan pihaknya sedang merencanakan membangun sebuah tim. “Unit pelayanan percepatan penanggulangan kesejahteraan,” kata Ahmad kepada Lombok Post, kemarin (11/3).

Menurutnya, warga tidak mampu yang dilanda kasus penyakit tertentu tidak hanya membutuhkan bantuan dana. Akan tetapi tindakan pelayanan kesehatan. Kata Ahmad, percuma diberi bantuan, jika penyakitnya tidak ditindak segera. Ia menegaskan, bantuan dibutuhkan setelah tindakan pengobatan itu sudah dilaksanakan.

Untuk itu, tim yang dibentuk nantinya akan terdiri dari OPD terkait. Ia akan mengajak juga pihak desa dan kepala puskesmas untuk berkoordinasi. “Jadi yang paling penting adalah tindakan cepat. Intinya yang bersangkutan dibawa dulu ke rumah sakit,” terangnya.

Selama ini, memang alasan warga tak mampu ke rumah sakit disebabkan karena takut mengeluarkan biaya besar. Karena itu, ia menegaskan, partisipasi pemerintah desa juga sangat dibutuhkan dalam memaksimalkan upaya penindakan tersebut.

Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Lotim Mahalil Ulil Amri menerangkan jika selama ini pelayanan maksimal sudah dilakukan. Terutama deteksi dini tumbuh kembang. Akan tetapi deteksi tak bisa dilakukan hanya sekali. Kata Ulil, di sanalah kendalanya. “Sifat penyakit ini kan fluktuatif. Sekarang normal, bisa saja keesokan harinya sakit,” terang Ulil.

Ia juga menerangkan jika tindakan untuk merujuk pasien sudah pasti dilakukan. Terutama jika persoalan yang ditemukan di tingkat posyandu membutuhkan tindakan lebih lanjut. “Tetap akan dirujuk,” pungkasnya. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks