alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Disdukcapil Tak Lagi Layani KK, KTP, dan Akta

SELONG-Masyarakat tak perlu lagi repot mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lotim. Terutama untuk membuat kartu keluarga (KK), KTP, dan akta kelahiran. Karena sekarang Pemkab Lotim telah menyediakan 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdukcapil yang siap melayani warga di 21 kecamatan.

“Tidak ada lagi pelayanan KTP,  KK dan akta kelahiran di Disdukcapil, kecuali perubahan data, NIK ganda dan kebutuhan darurat lainnya,” kata Sukiman.

Penegasan terhadap pelayanan administrasi kependudukan tersebut disampaikan setelah bupati melantik 10 kepala UPT Disdukcapil dan lima Kasi di Kantor Disdukcapil, kemarin (11/7). Masalah yang dihadapi dalam melayani kebutuhan masyarakat tidaklah sedikit. Terlebih belum semua sektor pelayanan dapat ditangani dengan baik. Seperti pelayanan pembuatan administrasi kependudukan yang maksimal kepada masyarakat.

Karena itu, guna meningkatkan pelayanan tersebut, pihaknya membuat sepuluh UPT yang di tempatkan di sepuluh area. Masing-masing area akan melayani dua kecamatan terdekat. Kecuali UPT Wilayah VII yang hanya melayani Kecamatan Sikur, dan UPT wilayah X yang melayani tiga kecamatan. Yakni kecamatan Sakra, Sakra Timur, dan Sakra Barat.

“Saya berharap UPT ini dapat mengurangi persoalan masyarakat yang tinggal di wilayah yang jauh. Sehingga tidak membutuhkan banyak biaya untuk datang langsung ke dinas,” terangnya.

Mengenai pelayanan, Sukiman juga menjanjikan reward bagi tiga UPT yang melakukan pelayanan terbaik. Kabag Humas dan Protokol Setda Lotim Iswan Rakhmadi mengatakan, sebelumnya pelayanan dokumen kependudukan dilakukan di setiap kecamatan. Hal tersebut dinilai efektif karena memberi pengaruh signifikan dalam peningkatan kepemilikan dokumen kependudukan. “Dengan UPT ini, Pemkab Lotim berupaya meningkatkan pelayanan yang efektif dan efisien,” kata Iswan. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks