alexametrics
Selasa, 27 September 2022
Selasa, 27 September 2022

Ditarget Retribusi Parkir Rp 1,6 Miliar, Dishub Lotim “Putar” Otak

SELONG-Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Timur belum sepenuhnya optimis mencapai target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp 1,6 miliar. Meskipun sejak 2022 Dishub Lotim telah mengelola semua jenis parkir.

Tidak hanya parkir tepi jalan raya, tapi juga parkir pasar yang sebelumnya dikelola dinas perdagangan dan kawasan khusus yang dikelola dinas pariwisata. “Memang pendapatan terbesarnya dari pasar,” kata Kabid Perhubungan Darat Dishub Lotim Lalu Purwadi pada Lombok Post, Kamis (10/8).

Kendati telah mengambil alih pengelolaan sesuai dengan SK Bupati tahun 2020 tentang retribusi parkir, akan tetapi pelaksanaan di lapangan masih mengalami beberapa hambatan. Kendala awal yang sebelumnya harus dibenahi pihaknya berupa tidak setujunya sejumlah puskesmas untuk menyerahkan pengelolaan parkir ke Dishub Lotim. Selain itu, pengelolaan parkir kawasan khusus juga yang dikelola baru satu di Lotim. “Hanya yang dijoben saja,” kata Purwadi.

Baca Juga :  Desa Bagik Payung Sulap Bekas Lapangan Jadi Taman Tugu

Hal itu dimaklumi, melihat dinas pariwisata juga memiliki target tersendiri. Namun dalam prosesnya, Purwadi menjelaskan akan terus berupaya membenahi beberapa sektor potensi retribusi parkir yang belum tergarap. Dalam proses pembenahan itu jugalah, Purwadi merasa setengah yakin jika target tahun ini dapat tercapai seratus persen. “Kalau masalah dengan puskesmas sudah klir. Kecuali yang BLUD,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lotim Baiq Farida Apriani sebelumnya menjelaskan, salah satu langkah yang diambil tahun ini adalah mempihakketigakan pengelolaan parkir. Hanya saja proses itu tidak sepenuhnya berjalan mulus. Apalagi perjanjian kerjasama pihak ketiga dengan Dishub Lotim dilakukan sebelum Farida menjadi kepala dinas.

Selain itu, ia juga menyadari masih potensi parkir yang selama ini belum dikelola dengan maksimal. Menurutnya, salah satu langkah yang bisa meningkatkan pemanfaatan potensi retribusi parkir tersebut adalah dengan memastikan pengelolaan dikerjakan oleh pihak ketiga. (tih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/