alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

SK Guru Honorer Lotim Segera Terbit

SELONG – Selain Dinas Kesehatan, OPD yang jumlah tenaga honorernya tidak sedikit adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim. Sementara lebih dari  lima ribu tenaga honorer di Dikbud sampai saat ini menunggu SK. Sesuai jenjang dari lamanya pengabdian mereka.

“Ada sekitar enam ribuan guru honorer yang sedang kita proses SKnya. Saat ini kita belum bisa mengeluarkannya,” kata Kepala Dikbud Lotim H M Zainuddin.

Penantian lama para guru honorer sejak keluarnya kebijakan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy akhir 2018 lalu memang sering dipertanyakan. Kata Zainuddin, pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut dengan posisinya yang sebelumnya menjadi Plt Kadikbud.

Ia yang baru dua hari didefinitifkan menjelaskan jika proses pengajuan SK Bupati tersebut tidak bisa dibuat begitu saja. Terlebih Sekdisnya baru saja dilantik. “Belum bisa secepatnya. Ini Sekdis saya saja baru dilantik. Saat ini makanya kita langsung rapat membahas itu,” jelasnya.

Dengan pembahasan tersebut, ia berharap bisa menyelesaikan nama-nama guru honorer dalam SK tersebut pada sekitar 16 atau 17 Juli mendatang. “Insyaallah awal masuk sekolah sudah ada titik terang,” katanya.

Di luar adanya SK honorer, Zainuddin menerangkan jika jumlah tenaga honorer saat ini belum bisa menutupi jumlah kebutuhan guru di Lotim. (tih/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Tekan Jumlah Pernikahan Dini, Rutgers Gandeng Pemkab Lobar

"Khusus di Lobar terdapat SK dari Dikbud Lobar untuk memperbanyak jumlah SMP dalam memberikan pembelajaran kesehatan reproduksi yang komprehensif melalui modul setara. Total SMP yang mengadaptasi modul setara meningkat dari 4 SMP menjadi 9 SMP. Ini menandakan respons baik pemkab dan memiliki tujuan sama untuk menekan pernikahan usia dini," terangnya.

Review Deliveree Indonesia: Pengalaman Sewa Truk Colt Diesel

Logistik merupakan hal yang sangat kompleks dan rumit. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan dunia logistik pasti sudah tahu seberapa ribetnya memastikan barang atau kargo yang ingin dikirimkan tiba dengan selamat di lokasi tujuan.

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks