alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

RSUD Selong Ambil Alih Pengelolaan Parkir

SELONG-Bapenda Lombok Timur telah mengabulkan permintaan RSUD dr R Soedjono Selong untuk dapat mengelola  parkirnya sendiri. Kepala Bapenda Lotim Salmun Rahman menerangkan pihaknya telah menyetujui hal tersebut dengan pertimbangan melihat hasil pengelolaan yang sebelumnya saat dikelola Dishub Lotim.

“Artinya sesuai permintaan direktur, hal tersebut sudah kita penuhi. Karena RSUD kami rasa akan lebih efektif jika mengelolanya sendiri,” kata Salmun kepada Lombok Post.

Hasil keputusan tersebut akan dilayangkan dalam bentuk berita acara ke Bupati Lotim. Kata Salmun, pengalihan pengelolaan aset parkir tersebut nantinya akan diresmikan dengan serah terima yang dilengkapi berita acara.

Salmun menilai RSUD dr R Soejdono Selong sebagai BLUD memiliki hak mengelola asetnya sendiri. “Yang paling mengetahui kondisi rumah sakit kan pasti RSUD,” terangnya.

Direktur RSUD dr R Soedjono Selong dr Hasbi Santoso mengatakan, jika pihaknya belum mendapatkan izin yang membolehkan RSUD melimpahkan pengelolaan kepada pihak ketiga. Di mana hal tersebut membutuhkan kajian dari tim kerjasama pemerintah atau TKSPD yang dipimpin sekda. “Hasil itulah nantinya yang disetujui bupati untuk kami bisa melimpahkan pengelolaan kepada pihak ketiga,” kata Hasbi.

Ia menerangkan jika lahan yang digunakan menjadi tempat parkir saat ini semuanya akan dipindahkan ke belakang. Kata Hasbi, hal tersebut merupakan rencana rumah sakit yang dinakhodainya. “Rencana sudah jadi dan anggarannya sudah ada,” terangnya.

Karena itu, pihaknya membutuhkan pihak ketiga untuk mengelola parkir tersebut. Secara prinsip memang aset pengelolaan parkir sudah berpindah. Akan tetapi secara tata cara pengelolaan belum. Kata Hasbi, itulah yang nantinya akan ditunggu.

Artinya, bupati tidak hanya melimpahkan aset pengelolaan, tapi juga menyetujui apabila RSUD bekerjasama dengan pihak ketiga. “Nah, itu yang sedang diproses,” terangnya. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

BioSolar Non Subsidi, Solusi Kebutuhan Masyarakat Sumbawa

”Supaya mempermudah pelanggan membedakan jenis produk BBM yang dibeli,” terang Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji melalui rilis yang diterima Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks