alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Ngaku Timses Bupati, Oknum ASN Lotim Diduga Tipu Warga

SELONG-Sukarman Tahriri, warga Batu Nyala, Desa Surabaya Utara, Kecamatan Sakra Timur melayangkan surat pengaduan ke bupati Lotim. Dia mengadu sebagai korban penipuan oleh oknum ASN Lotim. “Saya dimintai uang untuk dapat SK Bupati,” kata Sukarman, kemarin (12/2).

 

Sukarman tidak sendiri. Yang bertanda tangan di surat pengaduan itu ada enam orang bersama dirinya. Ada Yusri Hadi warga Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, M Irwansyah dan Lalu Hendi warga Kelurahan Sandubaya,  Kecamatan Selong.

 

Dua orang lainnya adalah L Susbadri warga Kelurahan Kembang Sari dan Ahmad Amman Zainuri warga Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong. “Kami dimintai uang. Dan sampai saat ini yang dijanjikan tak kunjung nyata,” jelasnya.

 

Lalu Hendi menerangkan, oknum ASN yang dilaporkan berinisial SS. Kata Hendi, oknum tersebut mengatakan dirinya sebagai timses Sukma (Sukiman-Rumaksi). Karena itu, ia menawarkan kepada Hendi sebuah proyek pengerjaan irigasi dan pengadaan ternak sapi. “Saya menyerahkan uang Rp 15 juta,” kata Hendi.

 

SS merupakan tetangganya sendiri. Karena itulah, ia menaruh kepercayaan pada oknum tersebut. Proses transaksi terjadi pada 2019 lalu. Selain itu, kata Hendi, SS merupakan orang Desa Rumbuk. Masing-masing warga yang melapor ini mengalami kerugian materi bervariasi. Ada yang Rp 15 juta, Rp 5 juta, Rp 20 juta. “Totalnya ada Rp 60 juta lebih,” jelasnya.

 

Hendi menerangkan, pengaduan ini merupakan langkah akhir yang dilakukan. Sebelumnya, sudah beberapa kali ia mencoba menyelesaikan persoalan itu dengan jalan mediasi. Tapi SS tak menunjukkan iktikad baik untuk mengembalikan uang yang telah diterimanya. “Sengaja kami bongkar. Karena selain rugi materi, kami juga terbebani secara moril,” ujarnya.

 

Pelapor lainnya mengadukan hal serupa. Tapi cara dan kasusnya berbeda-beda. “Kami ingin bupati tahu tabiat orang yang mengatasnamakan diri tim suksesnya,” jelasnya.

 

Surat tersebut ditembuskan juga ke BKPSDM Lotim. Sekretaris BKPSDM Lotim Lalu Alwan Wijaya menerangkan belum menerima surat tersebut. Menurutnya, setiap aduan yang masuk akan diproses. “Tentu akan kita dalami dulu kasusnya,” kata Alwan. (tih/r5

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks