alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Pendamping di Lotim Mulai Terapkan E-PKH

SELONG-Pendamping program keluarga harapan (PKH) Lombok Timur mulai menerapkan aplikasi e-PKH dalam menginput pemutakhiran data. Penerapan tersebut diawali dengan pelatihan pengisian e-PKH di ruang pertemuan Pendopo Wakil Bupati Lotim, kemarin (13/3).

“Pelatihan ini diikuti oleh 21 operator dan 21 koordinator kecamatan pendamping PKH Lotim,” kata Koodinator Kabupaten Pendamping PKH Lotim Saparudin.

Ia menerangkan, sistem informasi manajemen (SIM) dimulai sejak 2011 sampai sekarang. Sebelum adanya e-PKH, kesulitan yang dihadapi pihaknya adalah tidak maksimalnya pembaharuan entry data. Kata Saparudin, kelompok penerima manfaat (KPM) sebanyak 119 ribu selama ini hanya dikerjakan oleh empat orang operator kabupaten. Masing-masing operator diharuskan mengentri puluhan ribu PKM.

“Itulah sebabnya perubahan komponen pemutakhiran tidak pernah bisa tercapai. Hal itulah yang mengakibatkan adanya komplain dari masyarakat penerima manfaat,” ungkapnya.

Misalnya, saja pemutakhiran bantuan sesuai jenjang pendidikan PKM. Untuk SD, SMP, dan SMA mendapatkan jatah yang berbeda. Sementara selama ini, seringkali perubahan jenjang pendidikan penerima tidak tertulis. Selalu ada keterlambatan dan yang lewat.

Ditambahkan Saparudin, keterbatasan itu membuat pihaknya tidak pernah mencapai seratus persen. Sementara setiap batas waktu pemutakhiran akan berakhir, tugas entry pemutakhiran baru datang.

Dengan sistem yang baru, aplikasi e-PKH dianggap akan sangat membantu. Sebanyak 369 pendamping PKH sudah bisa melakukan pemutakhiran tersebut melalui Androidnya masing-masing. Sehingga dengan begitu, pemutakhiran data akan terlaksana. Dengan demikian, tugas operator kabupaten bisa terfokus pada perekapan.

“Masing-masing pendamping selama ini mendampingi 200 sampai 300 PKM. Saya rasa akan sangat bisa dilakukan,” harapnya.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Masyarakat, Dinsos Lotim Huzaefah menerangkan, e-PKH menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas kerja pendamping. Kata Huzaefah, seratus siswa saja ditangani sepuluh guru. “Ini ratusan KPM ditangani satu orang,” terangnya.

Karena itu, pendamping PKH juga diharapkan mampu bekerja serius dalam melakukan pendampingan. Sesuai tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Ia tak ingin lagi mendengar adanya permasalahan yang datangnya dari penerima manfaat. “Sebelum itu terjadi, kitalah yang terlebih dahulu harus mengetahuinya,” tegasnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, ia juga tak segan-segan akan memberikan surat peringatan tahap dua jika mendapatkan adanya pendamping PKH nakal. “Kenapa harus SP satu jika tingkat pelanggarannya berat. Bila perlu langsung SP 3,” kata Huzaefah. (tih/r7/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks