alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Mayat Bayi dalam Kardus Gegerkan Warga Seriwe

 

SELONG-Sebuah kardus tertutup lakban ditemukan di ladang jagung milik warga Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Jumat (13/3/2020) pagi. Kardus itu berisi mayat bayi yang diperkirakan berusia dua minggu.

 

“Ketika kami buka, bayi laki-laki itu sudah dalam keadaan tak bernyawa,” kata Kapolsek Jerowaru Ipda Abd. Rasyid, kemarin (13/3/2020).

 

Rasyid menerangkan, kardus itu pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 08.00 Wita. Ia menduga, bayi malang itu dibuang pada sekitar dini hari. Pihaknya akan mendalami kasus tersebut. “Dugaan kami kuat, ini hasil hubungan gelap,” terangnya.

 

Dari TKP, pihaknya langsung membawa mayat bayi ke Puskesmas Jerowaru. Di sana dokter melakukan visum dan memperkirakan bayi meninggal akibat kehilangan oksigen dalam kardus. “Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” jelas Rasyid.

 

Saat ditemukan, bayi yang sudah tak bernapas itu mengeluarkan darah dari hidungnya. Ia menduga, kemungkinan besar hal itu disebabkan akibat tidak adanya oksigen dalam kardus. “Karena kardusnya tertutup rapat,” jelasnya.

 

Menurut Rasyid, pihaknya akan berusaha mencari tahu siapa orang tua yang tidak bertanggung jawab tersebut. Dalam prosesnya, ia berharap masyarakat bisa bekerjasama dalam memberikan keterangan.

 

Kata Rasyid, sampai saat ini tidak ada warga yang mengaku melihat adanya oknum pelaku yang membuang kardus tersebut. “Itu yang akan kami dalami,” terangnya.

 

Setelah dilakukan visum, kemarin sore mayat bayi tersebut langsung dimakamkan di pemakaman umum Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru. Saat dihubungi koran ini, Kades Seriwe tidak merespons.

 

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lotim menyayangkan adanya kasus tersebut. “Perlindungan anak dari 0 sampai 18 tahun merupakan keniscayaan,” kata pengurus LPA Lotim Habiburrahman.

 

Menurutnya, ini merupakan kasus yang kesekian kalinya terjadi di Gumi Patuh Karya. Habib menegaskan, perlindungan perempuan dan anak tercantum dalam misi bupati dan wakil bupati Lotim. Namun sayangnya, misi itu masih terpusat di satu titik. “Padahal penanganan mesti dilihat dari hulu sampai hilir,” jelas Habib.

 

Ketua KNPI Lotim itu juga menerangkan, penanganan kasus selama ini terkendala dari segi anggaran. Kebanyakan penanganan kasus perlindungan anak dan perempuan dilakukan tanpa biaya. “Lebih banyak bersifat relawan dan volunter,” terangnya.

 

Ia menegaskan, respons pemerintah daerah masih minim. Karena itu, cukup sulit mencari cara untuk memberikan efek jera pada pelaku.  “Saat ini Lotim siaga satu darurat anak,” tegasnya.

 

Ia pun menyayangkan lambannya APH dalam menyelesaikan kasus terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak. Memang, selama ini, Unit PPA Satreskrim Polres Lotim dinilai cukup banyak menangani berbagai laporan. Namun dari sekian banyak kasus yang ada, yang tertangani sangat sedikit. “Hanya sepuluh persen,” jelasnya. (tih/r5)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks