alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor

SELONG-Ahmad Nadir Syarif, 2,4 tahun tak kuasa menahan sakit tumor yang menyerang mata sebelah kirinya. Balita yang berasal dari Dusun Ranca, Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik itu telah mengidap penyakitnya sejak berusia 1,9 tahun. Tak ditangani medis dengan serius, saat ini kondisi matanya pun semakin parah.

“Awalnya hanya cairan kuning di matanya,” kata Etriani Fathan, ibu kandung Nadir kepada Lombok Post, kemarin  (13/5).

Melihat gejala yang membuat  putra keduanya kesakitan, Fathan pun membawa putranya ke RSUD Selong. Dari sana, ia dirujuk ke RSUD NT. Kata Fathan, hasil pemeriksaan, tumor yang tumbuh di mata anaknya harus diangkat. Namun pengangkatan berisiko pada mata puteranya.

“Tak ada jalan lain, matanya harus diangkat juga. Itu yang neneknya belum terima. Kami pun pulang membawanya berobat ke orang bisa,” terang Fathan.

Keputusan untuk segera mengoperasi dan tidaknya tentu berat. Melihat Fathan yang sudah bercerai dengan suami dan harus mengurus dua putranya seorang diri. Sekarang atas keputusan menunda operasi tersebut, tumor di mata Nadir semakin membesar. Meski tak dinyatakan ganas, ia butuh segera dioperasi. Sebab sakitnya sudah mulai mempengaruhi kondisi fisik Nadir.

“Kemarin karena tak tahan gatalnya, ia garuk matanya sendiri,” terang Patriadi, Kakek Nadir.

Saat ini, keluarga Nadir telah memeriksa ke RSUD Selong dan meminta rujukan ke Mataram untuk melakukan operasi. Patriadi menerangkan, ia telah mengikhlaskan mata cucunya hilang, asal nyawanya bisa diselamatkan. “Intinya sehat sudah,” jelasnya.

Koordinator Yayasan Endri Foundation (EF) Lotim Brigadir Agus Salim mengatakan, akan segera membawa Nadir ke Mataram untuk dioperasi. “Sebenarnya Nadir ada KIS-nya, tapi tinggal memikirkan akomodasi keluarga selama perawatan. Ini yang terkadang tidak diperhatikan,” jelas Agus Salim.

Selain membantu proses, kata Agus, pihaknya telah mengabarkan juga kepada Pemkab Lotim tentang kondisi Nadir. Ia menuturkan jika Bupati Lotim HM Sukiman Azmy telah merespons informasi yang diberikan. Begitu juga dengan pihak lainnya. “Katanya Baznas dan Kabag Kesra sudah dihubungi. Semoga benar-benar bisa segera datang. Karena Nadir harus cepat ditangani,” jelasnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks