alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Polres Lombok Timur Sita 62 Sepeda Motor Hasil Curian

SELONG-Tim Puma Satreskrim Polres Lotim berhasil menyita 62 sepeda motor curian. Jumlah tersebut merupakan hasil dari pengembangan penangkapan tiga tersangka penadah dan dua pelaku curanmor yang sebelumnya dirilis pada awal Agustus lalu. “Jumlah ini cukup besar,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto pada awak media di Mapolres Lotim, Rabu  (12/8).

Penangkapan dua pelaku curanmor berinisial S alias Panjang dan M juga tiga penadah lainnya berinisial LH, R, dan E berlangsung pada 24 dan 29 Juli lalu. Saat itu, tim berhasil mengamankan 24 unit sepeda motor. Dari keterangan kelima tersangka tersebut, tim berhasil mengembangkan kasus dan menemukan 38 sepeda motor curian lainnya dalam dua pekan terakhir.

Kata Artanto, dari 62 sepeda motor, 36 unit di antaranya merupakan laporan polisi yang diterima pihak kepolisian. “Tidak hanya di wilayah hukum Polres Lotim, tapi juga wilayah hukum polres daerah lainnya,” terang dia.

Artanto juga menegaskan, pengungkapan kasus curanmor tersebut sangat luar biasa. Ia bahkan meminta kepada polres jajaran lainnya mencontoh kerja jajaran Satreskrim Polres Lotim.

Dikatakan, pada 24 Juli 2020 lalu Tim Puma melakukan penangkapan terhadap dua pelaku inisial S alias Panjang dan M alias Percek atau Kajar, juga penangkapan terhadap satu orang diduga penadah. “Kedua pelaku ini incarannya sepeda motor, yang diparkir pemiliknya di pinggir jalan persawahan dan ditinggal bekerja di sawah. Sementara LH adalah penadah barang hasil kejahatan dari kedua pelaku utama,” sebutnya.

Adapun barang bukti yang ditemukan berupa dua buah kunci leter T, sembilan buah mata kunci leter T, tang biasa, satu buah tang besar pemotong gembok, dan satu buah cungkit. Sedangkan 62 unit sepeda motor hasil curian yang berhasil disita adalah merek Honda Supra 18 unit, Honda Vario 14 unit, Yamaha Jupiter MX 7 unit, Honda Beat 6 unit, Yamaha Vega R 4 unit, Suzuki Satria FU 2 unit, Honda Revo 4 unit, Yamaha Mio 2 unit, Yamaha Jupiter 2 unit, Honda Scopy 1 unit serta Suzuki Shogun dan Yamaha Vixion masing-masing 1 unit.

“Kami akan merilis nomor rangka dan mesin semua sepeda motor ini agar diketahui masyarakat yang sekiranya merupakan pemilik motor tersebut,” jelasnya.

Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio menerangkan, 62 sepeda motor tersebut bukan hanya hasil dari dua pelaku yang sudah ditangkap. Kata Tunggul, ada tiga pelaku lainnya yang saat ini sedang dalam buruan. “Dua tersangka ini mengaku sudah mencuri 18 motor dari 62 yang diamankan,” jelasnya.

Menurutnya, bisa jadi pelaku lainnya lebih dari tiga orang. Karena itu, pihaknya akan terus memburu para pelaku dan penadah. Selain itu, Tunggul juga berharap pada masyarakat untuk segera melaporkan kejadian kehilangan sepeda motornya ke kepolisian. “Karena ini sangat membantu kami mengidentifikasi motor tersebut saat mengungkap kasus,” terang Tunggul.

Kasatreskrim Polres Lotim AKP Daniel P Simangunsong menjelaskan, pelaku yang saat ini ditahan di Mapolres Lotim. Mereka dijerat dengan Pasal 480 dan 481 KUHP dengan ancaman penjara paling lama empat tahun dan paling lama tujuh tahun. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks