alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Jangan Lagi Ada Plt-plt!

SELONG-Ketidakhadiran sejumlah kepala OPD dalam pembahasan Raperda RPJMD 2018-2023 cukup menghambat jalannya persidangan, kemarin (14/3). Padahal pembahasan Komisi II dan IV kemarin membutuhkan kehadiran kepala OPD selaku eksekutor visi dan misi eksekutif. “Ini harus ditunda, untuk kepala OPD mitra komisi II absen semua ini,” kata salah seorang anggota dewan dalam sidang tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Lotim HL Hasan Rahman menyanggah pendapat salah seorang anggota tersebut. Menurutnya, jangan sampai mengabaikan juga kehadiran kepala OPD yang lain. Kepada awak media sendiri, ia menerangkan jika lebih dari 50 persen kepala OPD yang hadir. “Yang diwakili sekitar 25 persen,” kata Rahman saat jeda sidang berlangsung.

Di luar ketidakhadiran sejumlah kepala OPD, Rahman menegaskan jika sudah seharusnya pemkab menetapkan formasi kepala OPD Lotim. Dalam pembahasan RPJMD, sekiranya masih boleh diikuti oleh pelaksana tugas (plt). Kata Rahman, namun jangan sampai setelah pembahasan, masih ada dinas yang kosong.

“Kita mohon kepada bupati, setelah pembahasan ini tidak ada lagi plt-plt. Harus ada formasi yang tetap,” ujarnya.

Rahman menegaskan, setelah RPJMD, tugas dari kepala OPD selanjutnya adalah menyusun RKA dan RAPBD. Itulah sebabnya, kepala dinas harus diisi oleh pejabat definitif.

Lebih lanjut, politisi Golkar itu juga mengatakan, jika seharusnya isi mengenai RPJMD bisa menjadi bahan untuk panitia seleksi. Karena di sanalah diuji pemahaman mengenai RPJMD-nya.

“Jangan hanya like dan dislike saja. Akan tetapi visi dan misi nakhoda harus bisa diterjemahkan dari poin-poin RPJMD yang sudah tertera jelas.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Lotim H Daeng Paelori justru menegaskan, jika sudah seharusnya kepala OPD bisa membaca RPJMD dengan baik. “Siapapun kepala OPD itu saya kira sudah bisa mengejawantahkan harapan bupati dalam RPJMD itu,” kata Daeng. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tekan Jumlah Pernikahan Dini, Rutgers Gandeng Pemkab Lobar

"Khusus di Lobar terdapat SK dari Dikbud Lobar untuk memperbanyak jumlah SMP dalam memberikan pembelajaran kesehatan reproduksi yang komprehensif melalui modul setara. Total SMP yang mengadaptasi modul setara meningkat dari 4 SMP menjadi 9 SMP. Ini menandakan respons baik pemkab dan memiliki tujuan sama untuk menekan pernikahan usia dini," terangnya.

Review Deliveree Indonesia: Pengalaman Sewa Truk Colt Diesel

Logistik merupakan hal yang sangat kompleks dan rumit. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan dunia logistik pasti sudah tahu seberapa ribetnya memastikan barang atau kargo yang ingin dikirimkan tiba dengan selamat di lokasi tujuan.

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks