alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Masjid di Lotim Masih Ada yang Langgar Prokes saat Ibadah Ramadan

SELONG-Sejumlah pengurus masjid di Lotim masih ada yang bandel. Syarat yang diberlakukan gugus tugas penanganan Covid-19 Lotim tentang disiplin protokol kesehatan (prokes) saat melaksanakan ibadah salat tarawih tidak dijalankan.

“Beberapa masjid masih ada yang disiplin menerapkan prokes. Tapi yang tidak ini masih lebih banyak,” kata Kadikes Lotim H Pathurrahman pada Lombok Post, Rabu (14/4).

Masjid Al Amanah Embung Papak di Lingkungan Kebon Talo, Kelurahan Selong, Kecamatan Selong sangat patut ditiru. Kata Pathurrahaman, ia melihat adanya peran aktif semua pihak di sana. Tidak hanya pengurus masjid, tapi juga remaja masjid, dan pemerintah kelurahan. “Dan yang tak kalah penting masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kepedulian semua pihak inilah yang menjadi kunci penerapan prokes Covid-19 saat ini. “Kita berharap masyarakat dan pemerintah desa setempat berperan aktif. Kalau inisiatif kabupaten saja, keberadaannya akan cukup sulit bertahan,” jelas Pathurrahman.

Keaktifan pemerintah desa memang sangat dibutuhkan. Karena ketika protokol kesehatan diabaikan, kata Pathurrahman, jangan sampai menjadi bom waktu yang justru akan mempersulit keadaan. Terutama di tengah upaya pemerintah melakukan vaksinasi untuk masyarakat.

Sebelumnya, Sekretaris gugus tugas Covid-19 Lotim HM Juaini Taofik dengan tegas mengatakan salat Tarawih berjamaah di masjid dibolehkan dengan syarat penerapan prokes wajib dilaksanakan. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, dan menyiapkan cuci tangan.

“Yang sedang tidak enak badan bisa tarawih di rumah dulu,” kata Sekda Lotim itu.

Namun faktanya, pantauan dari koran ini, tidak ada penjagaan ketat di gerbang masjid. Begitu juga dengan jarak saat melaksanakan ibadah di dalam masjid.

“Kondisi inilah yang mesti menjadi perhatian dari pemerintah desa setempat,” tegasnya. (tih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks