alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Akhirnya, RSUD Selong Bisa Tes Swab Korona Secara Mandiri

SELONG-Setelah cukup lama menunggu, alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) akhirnya sudah tiba di Lotim. “Alhamdulillah, alatnya sudah ada di rumah sakit,” kata Direktur RSUD dr Raden Soedjono Selong dr Tantowi Jauhari pada Lombok Post, Minggu  (14/6).

Ia menerangkan, alat tersebut tinggal menunggu dipasang. Teknisi yang akan mengerjakannya dijadwalkan hari ini mulai bekerja. Keberadaan PCR tersebut di RSUD Selong menjadi kabar baik bagi gugus tugas covid-19 Lotim, khususnya tenaga medis. “Setelah ini kita bisa lebih cepat mengetahui pasien positif dan yang sembuh,” jelasnya.

Berdasarkan data gugus tugas covid-19 Lotim, pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 12 orang. Kata Tantowi, sebenarnya sudah ada 21 pasien sembuh dalam tiga hari terakhir. Pertama empat orang, kedua sepuluh orang, dan terakhir tujuh orang. “Yang tujuh ini sudah kami pastikan sembuh. Tinggal menunggu rilis provinsi,” terangnya.

Dokter spesialis bedah itu juga menegaskan, dengan adanya PCR di RSUD dr R Soedjono Selong, pihaknya dapat lebih cepat mendapatkan konfirmasi kesembuhan. Namun lebih dari itu, konfirmasi pasien positif juga sangat dibutuhkan cepat.  “Karena di provinsi kita harus ngantre lama,” ujarnya.

Jubir gugus tugas covid-19 Lotim Pathurrahman menerangkan, total pasien positif di Lotim mencapai 94 orang. Dari angka tersebut, 62 orang dinyatakan sembuh, 30 masih dalam perawatan, dan dua orang meninggal dunia. “Ini tentu kabar baik. Kita berharap tren kesembuhan terus meningkat,” kata Pathurrahman.

Senada dengan Tantowi, Sekda Lotim HM Juaini Taofik memastikan alat test PCR di RSUD Selong bisa dioperasikan pekan ini. Ia menerangkan, dalam penanganan pasien covid-19, yang terpenting saat ini bagi Lotim adalah jumlah pasien sembuh lebih banyak dari pasien yang masih dalam perawatan. “Itu menunjukkan pencegahan dan penanganan yang kita lakukan berjalan sesuai harapan,” jelas Taofik.

Namun di samping adanya kabar baik tersebut, peran serta masyarakat dalam membantu pemerintah juga sangat dibutuhkan. “Karena apa yang kita kerjakan saat ini selalu berkaitan dengan covid-19,” tegasnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks