alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Di Lombok Timur, Daftar Haji sekarang Berangkat 30 Tahun Lagi

SELONG-Pandemi covid-19 menyebabkan 808 jamaah haji di Lotim gagal berangkat. Namun penundaan tersebut tidak menghentikan warga untuk daftar haji. “Setiap hari tetap ada yang daftar,” kata Kasi Pelaksanaan Haji dan Umrah Kemenag Lotim H Makinuddin pada Lombok Post, Selasa (14/7).

Memang ada pengurangan jika dibandingkan dengan sebelum pandemi. Tapi tidak signifikan. Dengan adanya penundaan tahun ini, secara otomatis antrean haji di Lotim bertambah. “Yang daftar tahun ini diperkirakan berangkat 31 sampai 32 tahun mendatang,” paparnya.

Maki menerangkan, sampai saat ini 808 jamaah yang keberangkatannya tertunda tetap tidak ada yang komplain. Kendati diberikan kewenangan untuk mengambil uang pelunasannya, tidak ada juga satu pun yang melakukan hal tersebut. “Alhamdulillah, jamaah kita sangat memahami hal ini,” terangnya.

Kepala Kemenag Lotim H Azharudin menjelaskan, jika dirata-ratakan, dalam satu tahun ada seribu calon jamaah haji Lotim yang mendaftar. Jika dihitung 32 tahun, maka ada 32 ribu calon jamaah haji Lotim yang mengantre. “Di Lotim satu hari bisa tembus sampai 70 orang yang daftar,” kata Azharudin.

Kendati mengetahui akan dapat berangkat 32 tahun mendatang, calon jamaah haji Lotim tetap semangat untuk mendaftar. Menurut Azhar, justru masa penantian itulah yang dapat membuat semangat menjalankan hidupnya bertambah. “Justru hal itu menjadikannya bisa hidup sehat sampai waktu keberangkatannya tiba,” terangnya. (tih/r5)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks