alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Sepuluh Warga Tanjung Luar Digigit Anjing

SELONG-Pemerintah Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak meminta Disnakeswan Lotim untuk melakukan eliminasi anjing liar. Permintaan tersebut dilayangkan setelah warganya dikabarkan digigit anjing liar. “Sekitar empat hari lalu. Ada sepuluh warga kami yang digigit,” kata kepala Desa Tanjung Luar Mukti Ali kepada Lombok Post, kemarin (15/3).

Ali menerangkan kejadiannya terjadi di Dusun Kampung Tengah. Permintaan melakukan eliminasi dalam rangka mengantisipasi adanya kemungkinan virus rabies. Sebab seperti yang disosialisasikan Disnakeswan, setiap ada gigitan, masyarakat mesti segera melapor.

Terpisah, Kabid Kesehatan Hewan, Disnakeswan Lotim drh Heru Rachmadi membenarkan laporan tersebut. Bahkan dia memperlihatkan surat pemdes dan foto-foto korban. Dokter yang pernah belajar di salah satu universitas veteriner ternama di Jepang itu menerangkan jika sesuai permintaan, eliminasi akan segera dilakukan pekan depan.

“Lombok harus waspada. Sesuai SOP, sudah tugas kita memastikan jika anjing yang menggigit itu tidak tertular virus rabies,” kata Heru.

Menurut Heru, adanya kasus gigitan bukan berarti positif rabies. Akan tetapi pemerintah harus waspada. Melihat sudah adanya rabies di Pulau Sumbawa. Sehingga, mengomentari berita di Lombok Post (14/3) terkait kecaman pecinta hewan untuk tindakan eliminasi, Heru mengatakan, eliminasi yang dilakukan sudah termasuk dalam SOP.

“SOP-nya itu ada laporan warga tentang adanya gigitan. Ini sudah jelas, ada warga yang digigit. Maka kita harus memastikannya. Caranya kirim sampel. Kan harus dimatikan dulu,” terang dokter hewan yang pada Agustus 2019 mendatang akan purnatugas.

Pengendalian populasi tidak hanya dengan eliminasi selektif. Melainkan vaksinasi dan Kastrasi atau strelisasi. “Jadi yang kita lakukan tidak hanya eliminasi. Sosialisasi dan vaksinasi juga kita lakukan. Khususnya bagi hewan yang berpemilik,” pungkasnya. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks