alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Gunung Rinjani Level II, Warga dan Pendaki Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

SELONG-Aktivitas kegempaan Gunung Rinjani dilaporkan mengalami peningkatan selama bulan Mei 2022. Kendati peningkatan bersifat fluktuatif dan tidak signifikan, akan tetapi Pos Pengamatan Gunung Api Rinjani tetap menekankan status Gunung Rinjani berada di level II atau waspada.

“Meskipun tidak dapat dipastikan, namun potensi letusan Gunung Rinjani masih ada,” kata pengamat gunung Pos Pengamatan Gunung Api Rinjani Albertus Galih Prasida Kastawa pada Lombok Post, Rabu (15/6).

Berdasarkan hasil pengamatannya, Gunung Barujari yang terakhir kali meletus pada 2015 memang semestinya memiliki siklus lima tahun sekali. Namun siklus letusan setiap gunung api berbeda-beda. Karena itu, pihaknya tetap melakukan pemantauan dengan seksama.

Galih memandang kondisi kegempaan yang mengalami peningkatan memang secara umum masih normal. Karena jika melihat data dari letusan sebelumnya, kegempaan yang terjadi mencapai ratusan kali dalam sehari.

Baca Juga :  Kasus Covid Melonjak, Bupati Lotim Minta Perkuat Pencegahan

“Saat ini masih di kisaran 20 kejadian dari berbagai macam jenis gempa,” jelasnya.

Sesuai dengan hasil pengamatan pada Mei 2022, pihaknya tetap memberi rekomendasi agar masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak berkemah di dalam area tubuh Gunung Barujari. Begitu juga di area lava baru dan seluruh area di dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Gunung Barujari.

“Pendakian diperbolehkan, kecuali di area tubuh gunung barujari. Karena material lava letusan masih bertemperatur tinggi dan tidak stabil. Hal ini memungkinkan terjadinya longsoran batu,” jelasnya.

Pendaki juga diminta untuk tetap mewaspadai terjadinya letusan. Sehingga mereka diminta untuk tetap menyiapkan masker, penutup hidung, dan pelindung mata. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan iritasi mat ajika terjadi letusan.

Baca Juga :  Gak Ada Plt Lagi, Bupati Lantik 26 Pejabat Eselon II

“Masyarakat juga kita imbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap tenang. Tidak terpancing isu-isu tentang erupsi gunung rinjani. Terutama dari sumber yang tidak jelas,” tegasnya. (tih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/