alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Polsek Sembalun Cegah Wisatawan Tularkan Covid-19

SEJAK pintu pariwisata terbuka, ribuan wisatawan menyerbu Sembalun. Kondisi tersebut disambut baik warga setempat dan pelaku usaha pariwisata. Di tengah keberkahan tersebut, Polsek Sembalun bersama Forkopimcam Sembalun lainnya berupaya keras menjaga Sembalun agar tetap hijau.

Sebagai destinasi wisata yang digandrungi wisatawan di masa new normal, menjaga Sembalun agar tetap hijau menjadi menjadi tantangan luar biasa bagi Kapolsek Sembalun Iptu Lalu Panca Warsa. Setiap akhir pekan, ia dan anggotanya selalu memastikan diri berada di pusuk.

“Selain di sana, kami keliling ke para pelaku usaha pariwisata di masing-masing destinasi,” kata Panca.

Dia melakukan hal tersebut bersama-sama dengan Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sembalun. Selain memastikan wisatawan mematuhi protokol kesehatan di pintu masuk, mereka juga bergerilya dari satu destinasi ke destinasi lainnya. Terutama areal perbukitan.

Kata Panca, cara paling efektif untuk menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan Covid-19 adalah dengan turun langsung. Komunikasi interaktif dengan para wisatawan dan pelaku usaha pariwisata.

Semua itu dilakukan guna mencegah agar Sembalun tidak lagi menjadi zona merah. Namun tentunya, yang lebih ditakutkan adalah jangan sampai ada klaster wisatawan seperti yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak.

Menurut Panca, dengan kehadiran ribuan wisatawan di setiap akhir pekan, tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi. Karena itu, penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara tegas mesti digalakkan. Pihaknya tidak memberikan wisatawan masuk ke Sembalun tanpa menggunakan masker.

Sedang untuk pelaku usaha pariwisata, penginapan yang tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan dipastikan bakal ditutup.

Menurut Panca, menjaga Sembalun tetap zona hijau adalah juga sebagai upaya menjaga perekonomian warga. Karena jika zona merah, atau apalagi muncul klaster wisatawan, maka tidak menutup kemungkinan Sembalun akan ditutup. (tih/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks