alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Koordinator Remaja Masjid Asysy’aar Sawing Muhammad Irwan tak bisa melihat daun-daun berserakan di halaman masjid. Kebiasaan menjaga kebersihan masjid itu pun ia sudah lakukan sejak berusia belasan tahun. Katanya, ia selalu merasa nyaman saat berada di rumah Allah tersebut.

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

======================================

Dengan baju dan celana kain yang dilipat, Irwan memegang sapu lidi dengan gagang bambu yang panjang. Di luar halaman masjid Assysyi’aar Sawing, ia membersihkan daun-daun kering dari pohon beringin yang tumbuh lebat di sana. “Setiap sore sampah daun ini pasti ada. Saya bersama dua remaja lainnya selalu ke sini,” kata Irwan.

Sebelum membersihkan halaman luar, Irwan terlebih dahulu memastikan kebersihan di bagian dalam masjid. Lantai, kondisi mimbar, dan perlengkapan jelang salat Magrib, Isya, dan tarawih. Setelah itu, ia beranjak ke halaman luar. Memastikan tak ada sampah plastik berserakan. Termasuk sampah lainnya yang sekiranya mengganggu jamaah tetap dengan tubuh dan pakaian yang suci atau tidak nakjis.

Baca Juga :  Bupati Lotim Diminta Pecat Oknum Satpol PP yang Diduga Aniaya Wartawan

Pemuda berusia 25 tahun asal Majidi itu mengaku sudah lama mencintai masjid. Bersama para remaja pencinta masjid lainnya, ia selalu menjadi garda terdepan. Setiap ada kegiatan, persoalan teknis yang membutuhkan tenaga akan didahuluinya. Jangan tanya soal honor. Irwan bakal geleng-geleng kepala mendengarnya.

Sebab keinginannya hanya ingin melihat rumah tempat ibadah para saudara muslimnya itu terjaga kebersihannya. Sedang urusan materi, ia dapatkan dari pekerjaan menjadi seorang pemasang TV kabel.

Irwan sendiri tinggal tak jauh dari masjid. Ia mengatakan, terkadang berjalan ke masjid.  Rumahnya, dekat dengan marbot masjid tersebut Nasarudin. “Dia sepupu saya,” terang Irwan.

Ditanya mengenai kemungkinan menjadi marbot masjid, Irwan belum mengetahuinya. Tapi ia bisa memastikan akan menjaga kebersihan masjid dan akan senang berada di dalamnya dalam waktu yang lama.

Baca Juga :  Membahas Stigma Buruknya Pelayanan RSUD dr Soedjono Bersama dr Hasbi (1)

Ia tentunya tak perlu ditanya bagaimana cara agar tetap nyaman berada dalam masjid. Sebab hal itu sudah ia lakukan sejak masih duduk di bangku MTs. Sejak saat itu, salat berjamaah selalu ia laksanakan di masjid. “Jika tak ada halangan, saya akan sangat mengusahakan salat berjamaah di  masjid. Dan itu selalu saya lakukan,” jelasnya, sembari melanjutkan mengayunkan sapu lidi. (bersambung/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/