alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Koordinator Remaja Masjid Asysy’aar Sawing Muhammad Irwan tak bisa melihat daun-daun berserakan di halaman masjid. Kebiasaan menjaga kebersihan masjid itu pun ia sudah lakukan sejak berusia belasan tahun. Katanya, ia selalu merasa nyaman saat berada di rumah Allah tersebut.

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

======================================

Dengan baju dan celana kain yang dilipat, Irwan memegang sapu lidi dengan gagang bambu yang panjang. Di luar halaman masjid Assysyi’aar Sawing, ia membersihkan daun-daun kering dari pohon beringin yang tumbuh lebat di sana. “Setiap sore sampah daun ini pasti ada. Saya bersama dua remaja lainnya selalu ke sini,” kata Irwan.

Sebelum membersihkan halaman luar, Irwan terlebih dahulu memastikan kebersihan di bagian dalam masjid. Lantai, kondisi mimbar, dan perlengkapan jelang salat Magrib, Isya, dan tarawih. Setelah itu, ia beranjak ke halaman luar. Memastikan tak ada sampah plastik berserakan. Termasuk sampah lainnya yang sekiranya mengganggu jamaah tetap dengan tubuh dan pakaian yang suci atau tidak nakjis.

Pemuda berusia 25 tahun asal Majidi itu mengaku sudah lama mencintai masjid. Bersama para remaja pencinta masjid lainnya, ia selalu menjadi garda terdepan. Setiap ada kegiatan, persoalan teknis yang membutuhkan tenaga akan didahuluinya. Jangan tanya soal honor. Irwan bakal geleng-geleng kepala mendengarnya.

Sebab keinginannya hanya ingin melihat rumah tempat ibadah para saudara muslimnya itu terjaga kebersihannya. Sedang urusan materi, ia dapatkan dari pekerjaan menjadi seorang pemasang TV kabel.

Irwan sendiri tinggal tak jauh dari masjid. Ia mengatakan, terkadang berjalan ke masjid.  Rumahnya, dekat dengan marbot masjid tersebut Nasarudin. “Dia sepupu saya,” terang Irwan.

Ditanya mengenai kemungkinan menjadi marbot masjid, Irwan belum mengetahuinya. Tapi ia bisa memastikan akan menjaga kebersihan masjid dan akan senang berada di dalamnya dalam waktu yang lama.

Ia tentunya tak perlu ditanya bagaimana cara agar tetap nyaman berada dalam masjid. Sebab hal itu sudah ia lakukan sejak masih duduk di bangku MTs. Sejak saat itu, salat berjamaah selalu ia laksanakan di masjid. “Jika tak ada halangan, saya akan sangat mengusahakan salat berjamaah di  masjid. Dan itu selalu saya lakukan,” jelasnya, sembari melanjutkan mengayunkan sapu lidi. (bersambung/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks