alexametrics
Minggu, 7 Juni 2020
Minggu, 7 Juni 2020

Waspada, Hujan Lebat Pusuk Sembalun Rawan Longsor

SELONG-Setiap hujan lebat, tebing di Pusuk Sembalun dipastikan longsor. “Jangankan tiga jam, dua jam saja hujan lebat, pasti longsor,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lotim L Rusnan pada Lombok Post, kemarin (17/2).

 

Hal itu disebabkan oleh kontur tanah yang sudah tak kuat menahan pohon besar. Sementara dalam kondisi musim hujan seperti ini, pihaknya kesulitan melakukan pencegahan. Salah satunya dengan menebang pohon-pohon besar di atas sana. “Kalau sekarang bahaya sekali. Sangat berisiko jika tim dipaksanakan naik,” katanya.

 

Sebelumnya, pada Sabtu (15/2) malam lalu, longsor di Pusuk Sembalun kembali terjadi. Lokasi tepatnya tak jauh dari titik longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Akibat longsor itu, pohon besar tumbang, dan jalan sempat tertutup sepenuhnya.

 

Minggu (16/2) pagi, pihaknya bersama anggota Polsek Sembalun dan Koramil Sembalun juga warga membersihkan sisa materi longsor. “Karena banyak, bersihnya baru hari,” terangnya.

 

Menurut Rusnan, titik rawan berada di sepanjang tebing yang miring. Ia menyayangkan, perusahaan yang mengerjakan proyek jalan di Pusuk Sembalun tidak membuat tangga penguat kontur tanah. Seperti yang dibuat di titik lainnya.

 

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada pengendara agar lebih berhati-hati. “Saran kami, jika terjadi hujan lebat, sebaiknya berhenti dulu,” katanya.

 

Saat ini, curah hujan disertai angin di Lotim cukup tinggi. Tidak hanya di Sembalun. Di beberapa titik seperti di Kelurahan Sekarteja Kecamatan Selong, dan Aikmel juga terjadi pohon tumbang. “Di beberapa titik lainnya sudah kita tangani,” ujarnya.

 

Kapolsek Sembalun Iptu Lalu Panca Warsa juga mengimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di Pusuk Sembalun. Ia bersyukur, tidak ada korban luka atau pun nyawa yang diakibatkan oleh longsor yang sudah beberapa kali terjadi. Hal itu disebabkan karena waktu kejadian di malam hari.

 

“Kami berharap warga lebih berhati-hati lagi, apalagi hujan lebat di saat lalu lalang kendaraan lumayan banyak,” pintanya. (tih/r5)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pesta Narkoba, Dua Lelaki dan Tiga Perempuan Ditangkap di Batulayar

GIRI MENANG-Lima warga digerebek tim Satres Narkoba Polres Lobar usai "pesta" narkoba di salah satu hotel di Batulayar, Kamis (4/6) lalu. Mereka terdiri dari...

Gunjingan Tetangga Lebih Menyiksa, Jangan Kucilkan Penderita Korona!

GIRI MENANG-Sebagian orang menganggap Korona sebagai ‘penyakit fitnah’. Sebab, stigma negatif yang selalu disematkan kepada pasien positif Korona maupun eks pasien positif. Atas dasar itu,...

Dampak Korona, Lombok Barat Kehilangan Rp 430 Miliar

GIRI MENANG-Keuangan Pemkab Lombok Barat (Lobar) dibuat babak belur oleh wabah Covid-19. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Pimpinan (Rapim) terbatas di Aula Utama Kantor...

Tak Ada Zona Hijau di KLU, Kasus Korona ada di Semua Kecamatan

TANJUNG-Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus bertambah. Total kini 45 kasus, dengan Kecamatan Gangga yang akhirnya pecah telur, sebagai kecamatan yang...

Ahyar Abduh : Perekonomian Mataram Harus Tetap Tumbuh

MATARAM-Mataram ingin perekonomian tetap tumbuh meski pada masa Pandemi Covid-19. ”Kalau semua tutup tentu perekonomian tidak jalan,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.   Ia...

Restoran New Bebek Ijo Ibu Fenny G Siapkan Undian Berhadiah

MATARAM-Restoran New Bebek Ijo Ibu Fenny G outlet Lombok Epicentrum Mall (LEM) mengadakan undian berhadiah mulai Jumat (5/6) kemarin. ”Promo ini salah satu usaha...

Paling Sering Dibaca

Cek Korona di Mataram, Biaya Rapid Test Rp 400 Ribu, Swab Rp 1.250.000

MATARAM-Di masa New Normal, hasil rapid test dan swab sangat dibutuhkan. Misalnya jika Anda ingin bepergian dengan menggunakan pesawat. Padahal, biaya untuk rapid test dan...

Naik Pesawat di Masa Korona, Ini Dokumen yang Harus Dibawa!

MATARAM-Pembatasan penerbangan komersial diperpanjang hingga 7 Juni. Dengan demikian penumpang pesawat domestik wajib melengkapi sejumlah dokumen untuk bisa terbang. ”Semua syarat itu harus dipenuhi calon...

Direktur RSUD Mataram Dorong Masjid dan Mall Dibuka, Warga Bahagia Bisa Lawan Korona

MATARAM— Di tengah meningkatnya penyebaran virus korona Direktur RSUD Kota Mataram dr Lalu Herman Mahaputra justru meminta sejumlah aktivitas publik tetap dibuka seperti biasa. Ketika...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

NTB Coba-coba “New Normal”, Mulai dari Masjid dan Pusat Perbelanjaan

MATARAM-Tidak ada daerah di NTB layak new normal. Dari 102 daerah yang dipersilakan pemerintah pusat menerapkan New Normal, tak ada satu pun daerah dari...