alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Dorong Desa dan Kelurahan di Lotim Perbaiki Data Penerima Bantuan

SELONG-Sebanyak 254 operator desa (opdes) dan kelurahan diharapkan dapat segera memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Karena Kemensos telah membuka aplikasi SIKS-NG dari 20 Juli-2 Agustus mendatang.

“Silakan daerah melakukan perbaikan, karena lewat 2 Agustus, maka kerannya ditutup oleh pusat,” kata Sekda Lotim HM Juaini Taofik usai membuka Bimtek dan Pemantapan Operator SIKS NG bagi opdes di aula masjid kantor bupati Lotim, Jumat (17/7).

Kesempatan yang diberikan Kemensos bagi daerah menjadi peluang yang sangat berharga dan sayang untuk dilewatkan. Perbaikan DTKS sendiri merupakan hasil evaluasi dari penanganan covid-19. “Masih banyak penerima bantuan sosial yang tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Tidak tepat sasaran menurut Taofik dapat merugikan daerah. Karena bantuan sosial yang diberikan ke masyarakat tidak mampu menurunkan angka kemiskinan. Kata Taofik, dengan adanya perbaikan ini, tentu akan berdampak signifikan pada penurunan angka kemiskinan di Lotim.

Karena itu, pihaknya berharap pada opdes agar dapat segera menginput data terbaru sebelum tenggat waktu. “Opdes kita harapkan dapat bekerja cepat dan tepat,” jelasnya.

Perubahan DTKS yang menjadi muara segala bantuan sosial pada masyarakat dalam aturannya bisa diubah melalui musyawarah desa. Taofik menegaskan, karena itu, peluang perbaikan melalui SIKS-NG yang saat ini dibuka Kemensos mesti dimanfaatkan sebaik mungkin.

Kendati demikian, ia memilih enggan menerapkan semacam sanksi pada operator desa yang sekiranya tidak melakukan pembaharuan data sebelum 2 Agustus. Ia lebih ingin memberikan motivasi dan meyakinkan peran opdes saat ini. “Saya menegaskan Opdes ini pahlawan kemiskinan,” jelasnya.

Selain motivasi, opdes juga diharapkan tetap fokus dan mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah desa, TKSK, dan pihak terkait lainnya. “Karena sekali lagi, tidak ada artinya kalau kita menginput data di atas 2 Agustus,” tegasnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks