alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Tunggu Restu KASN, Bupati Lotim Bakal Geser 14 Pejabat

SELONG-Hasil evaluasi kinerja pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Lotim sudah keluar. “SK sudah keluar. Tinggal menunggu rekomendasi pelantikan dari KASN,” kata Sekda Lotim HM Juaini Taofik pada Lombok Post, Jumat (17/7).

Jumlah pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II yang akan digeser cukup signifikan. Berdasarkan informasi yang didapatkan Lombok Post, jumlahnya mencapai 14 pejabat. “Ya,” kata Taofik membenarkan.

Lebih jauh, Taofik menerangkan, pergeseran jabatan eselon II tersebut beberapa di antaranya hanya mengalami rotasi. Hal itu sesuai dengan hasil uji kompetensi yang dilaksanakan pada 26-27 Juni lalu.

Namun bukan berarti semuanya hanya akan berganti posisi. Ada juga yang digeser menjadi staf ahli. “Memang ada,” tekan Taofik.

Semua proses dan tahapan uji kompetensi sampai saat ini telah menghasilkan SK pergantian dari KASN dipastikan sudah sesuai aturan. Taofik juga memastikan, hasil uji kompetensi ini terwujud dalam formasi perangkat daerah yang lebih baik dari sebelumnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Garam Petani, Pemkab Lotim Siapkan Program Integrasi Lahan

Adapun mengenai nama-nama pejabat yang bakal digeser tersebut masih menjadi rahasia sampai adanya pelantikan nanti. Informasinya awal minggu depan. “Senin (2-07) ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy telah menegaskan tentang akan adanya perubahan kepala OPD. Kata Sukiman, penilaian tim pansel dirasa sangat objektif dan untuk kepentingan organisasi. Sesuai hasil tersebut, pergeseran dirasa perlu guna mendudukkan pejabat tertentu sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

“Ada yang pinter nulis tapi tidak bisa di lapangan. Itu banyak. Ada juga yang pinter di lapangan tapi tidak bisa menulis. Itu yang ingin kita tempatkan sesuai kompetensinya,” jelas Sukiman.

Di luar penilaian tim pansel, bupati juga mengamati sendiri kinerja para perangkat daerahnya. Menurutnya, tidak sedikit kepala OPD yang kurang mampu mengikuti ritme kepimpinannya. “Era saya ini tinggal tiga tahun. Karena itu kita butuh yang benar-benar mampu,” tegas dia.

Baca Juga :  Belum Ada Rekomendasi dari KASN, Seleksi Sekda KLU Tunggu Instruksi Pusat

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Lotim M Zaini mengatakan, pelaksanaan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi pratama dilakukan di waktu yang sangat tepat. “Pimpinan memang sangat perlu melakukan evaluasi kinerja. Guna dapat menempatkan perangkat sesuai kompetensinya,” kata Zaini.

Namun menurutnya, uji kompetensi jangan sampai hanya sebagai seremonial belaka. Kata Zaini, proses uji kompetensi yang sesuai dengan harapan organisasi mesti didukung.

Ia berharap, tim pansel objektif dalam melakukan penilaian. Baik pada saat wawancara atau menanggapi laporan kinerja yang sudah dibuat. Begitu juga dengan setiap proses uji kompetensi. “Harus bisa seobjektif mungkin,” harapnya. (tih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/