alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Bawaslu Ajak Masyarakat Ikut Awasi Pemilu

SELONG-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Timur menggelar sosialisasi partisipatif masyarakat di Gedung Pemuda dan Olahraga Lotim, kemarin (19/2). Kegiatan yang diikuti oleh 100 stakeholder dari masyarakat desa tersebut menghadirkan Kabagops Polres Lotim dan Ketua KPU Lotim.

“Sosialiasi ini kita lakukan guna memaksimalkan peran masyarakat. Melihat kurangnya jumlah SDM pengawas kita di setiap desa,” kata Ketua Bawaslu Lotim Retno Sernopati kepada Lombok Post.

Retno menjelaskan, dalam masa kampanye ini, belum ada satupun laporan dari masyarakat yang masuk ke mejanya. Menurutnya, hal tersebut disebabkan bukan karena tidak adanya temuan. Melainkan belum pahamnya masyarakat atas tata cara dan mekanisme pelaporan setiap temuan tersebut. “Itulah yang dalam sosialisasi ini kita jelaskan,” terangnya.

Dikatakan, kegiatan tersebut juga menyambut perekrutan pangawas di masing-masing TPS. Nantinya, diharapkan masyarakat bisa melaporkan temuan pelanggaran pemilu kepada pengawas terpilih. “Ada sebanyak 3.805 pengawas yang dalam masa perekrutan sampai 22 Februari mendatang,” terangnya.

Selain itu, ia juga berharap agar masyarakat tidak takut dalam melaporkan temuan. Sejauh hal itu benar dan tidak mengandung kepentingan politik tertentu. Ia menerangkan, Lotim telah disebut sebagai salah satu daerah rawan kecurangan pemilu. Karena itu, sosialisasi serupa akan digelar tidak hanya satu kali. “Kita diberikan melakukan sosialisasi di sepuluh titik. Ini merupakan yang kedua,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Lotim M Saleh yang hadir sebagai pembicara dalam sosialisasi tersebut menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kelancaran pemilu yang sehat. Ia sendiri mengkritisi minimnya kesadaran parpol dalam melaporkan akun medsosnya. “Sampai saat ini, hanya ada dua parpol yang telah melaporkan akunnya. Jadi kita sendiri tidak bisa mengawasinya,” kata Saleh. (tih/r7/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks