alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Hebat, CPNS Lotim Raih Skor SKD Tertinggi di NTB!

SELONG-Nama AA Gede Suprihatin Suputra jadi sorotan di papan skor SKD CPNS Lotim. Nilai fantastis ia dapatkan dalam SKD; TWK 135, TIU 165, dan TKP 143. “Sejauh ini dia yang tertinggi. Bahkan di NTB,” kata Kabid Data dan Formasi BKPSDM Lotim Agus Satriawan pada Lombok Post, kemarin (18/2).

 

Saat ini, hanya Lotim yang masih menggelar tes di NTB. Pemerintah kabupaten/kota lain juga Pemprov NTB sudah berakhir. Karena itu, nilai tertinggi yang diraih AA Gede besar kemungkinan menjadi yang tertinggi di NTB. “Tapi belum habis. Siapa tahu besok dan di hari berikutnya ada yang lebih tinggi,” jelasnya.

 

Saat ini, dari 11.107 peserta tes SKD, yang sudah mengikuti tes sebanyak 7.300 peserta. Tercatat sebanyak 2.237 yang memenuhi passing grade, dan 4.723 yang gagal memenuhinya. “Total ada 340 peserta yang tidak hadir,” terangnya.

 

Menurut Agus, para peserta yang memenuhi passing grade saat ini sangat banyak. Dalam artian jauh memenuhi kuota. Sehingga pihaknya tidak perlu lagi menaikkan grade untuk menyiasati terpenuhinya kuota. Seperti yang dilakukan tahun pada CPNS 2018 lalu.

 

Beberapa hari ke depan masih menyisakan tes bagi peserta di formasi tenaga kesehatan. Jumlah formasi yang dibutuhkan adalah 152. Sedangkan pendaftarnya sebanyak 2.772. Untuk formasi dokter dibutuhkan 15. Itupun tersebar untuk alokasi 15 puskesmas. Sehingga ratusan peserta tetap terhitung memperebutkan per satu puskesmas.

 

Peserta dengan skor SKD tertinggi belum tentu lolos di SKB. “Tergantung nilai SKB-nya nanti. Makanya cukup dramatis ini,” jelas Agus.

 

Kasubid Data Bidang Data dan Formasi, BKPSDM Lorim Baharuddin mengatakan, besar kemungkinan skor SKD tertinggi didapatkan peserta dari Lotim. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, ada beberapa peserta yang meraih 400 lebih di daerah lain. Seperti di Lombok Utara. “Itu pun pesertanya dari Lotim,” terang Bahar. (tih/r4)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks