alexametrics
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020

Dirumahkan, 116 Warga Lotim Menunggu Dipekerjakan Kembali

SELONG-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim terus mengupdate jumlah tenaga kerja yang dirumahkan akibat pandemi covid-19. Sampai kemarin jumlahnya mencapai 116 orang.

“Sampai saat ini tidak ada yang di-PHK,” kata Kadisnakertrans Lotim H Supardi, Jumat (19/6).

Sebanyak 116 tenaga kerja tersebut sebagian besar berasal dari perhotelan di Lombok selatan. Memang, sejak awal merebaknya covid-19 di Lotim, pihaknya tengah mengeluarkan surat edaran kepada perusahaan yang terdampak untuk tidak memutus hubungan kerja dengan karyawan.

“Dan yang terdampak sampai harus merumahkan karyawan juga sebagian kecil dari semua perusahaan yang ada,” jelasnya.

Supardi menampik jika jumlah 116 karyawan yang dirumahkan terlalu kecil jika melihat jumlah perusahaan yang ada di Lotim. Artinya, pemantauan yang dilakukan tidak maksimal karena hanya mendapatkan angka yang tidak terlalu besar. Kata Supardi, buktinya tidak ada gejolak mengenai PHK atau pun dirumahkan yang mencuat selama pandemi covid-19 di Lotim.

“Itu karena kita memantau semuanya,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya sedang memastikan perusahaan perhotelan dan lainnya yang terdampak kembali normal. Apalagi di tengah akan diterapkannya masa new normal. Ia mengatakan, akan memastikan tenaga kerja atau karyawan yang dirumahkan agar kembali dipekerjakan. Selain itu, pihaknya juga memastikan perusahaan memberikan pesangon selama dirumahkan sesuai kemampuan perusahaan. (tih/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lurah Cakra Barat: Yang Ambil Bansos Motornya Bagus-bagus

Bantuan sosial (Bansos) kepada warga miskin seringkali tidak tepat sasaran. Karena itu, Kelurahan Cakra Barat berinisiatif melakukan musyawarah kelurahan (Muskel) dalam waktu dekat ini. “Kita harus persiapkan data dulu sebelum Muskel,” kata Lurah Cakra Barat I Nyoman Swira.

Mataram Aktifkan Jam Malam, Lampu Jalan Dipadamkan

Pemkot Mataram kembali menerapkan aturan jam malam. Warga dilarang berkumpul di ruang publik di atas jam 10 malam. ”Sudah kita berlakukan lagi mulai pertengahan minggu ini,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Berpolitik Praktis Tiga PNS Mataram Dapat Sanksi

Tiga ASN/PNS Pemkot Mataram mendapat sanksi dari pejabat pembina kepegawaian (PPK). ”Sudah kita lakukan. Ada sekitar tiga dari enam orang yang pernah diklarifikasi Bawaslu,” kata Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks