alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

SELONG-Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

“Sekarang ada tambahan spot foto lagi. Karena terbuat dari bambu, namanya menara ampel,” kata Ketua BUMDes Mandiri Sejahtera Desa Seruni Mumbul Zainul Wardi saat dihubungi Lombok Post, kemarin (18/9).

Menara ampel tersebut merupakan replika menara Eiffel yang tersohor di Prancis. Kata Zainul, pengerjaan menara ampel dilakukan selama pandemi Covid-19. Sepinya wisatawan dijadikan kesempatan untuk membangun spot foto baru.

Sebenarnya, tanpa menara ampel, wisata dende seruni tetap ramai dikunjungi. Wahana yang disediakan sudah cukup beragam. Mulai dari ayunan, balon udara, dan berbagai wahana unik lainnya. “Bulan kemarin pengelola mendapatkan Rp 40 juta,” jelasnya.

Wisata Denda Seruni sendiri mulai dibangun dengan anggaran dana desa (DD) Rp 660 juta pada 2018 lalu. Anggaran tersebut dibantu pemerintah provinsi dan pusat Rp 150 juta.

Tahun ini, pemerintah desa melalui BUMDes kembali menganggarkan pembangunan spot baru Rp 40 juta. Besarnya anggaran tidak sia-sia. Kata Zainul, penghasilan per bulan dengan target Rp 30 juta selalu tercapai.

Kepala Desa Seruni Mumbul Tajuddin menerangkan ide membangun wisata alam di tengah muara tersebut berawal dari keinginan memberdayakan potensi desa. Di mana, muara itu dulunya menjadi tempat menumpuknya sampah. “Memang ini sudah lama kami rencanakan,” kata Tajuddin.

Selain meningkatkan PADes, wisata alam Denda Seruni juga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dari pemuda desa. Selama ini pembangunan dilakukan bersama-sama dengan komunitas pemuda desa. Karena nantinya, pemdes berharap bisa terus mengembangkan destinasi wisata tersebut.

“Saat ini sudah ada unit pengelola khususnya juga,” terangnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks