alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Kepala Kejari Selong Minta Pemkab Segera Eksekusi Anggaran

SELONG-Selama ini, tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dianggap telah bekerja optimal. Kepala Kejaksaan Negeri Selong Tri Cahyo Hananto menerangkan TP4D sangat efektif dalam melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya korupsi. Terutama  dengan proses pendampingan. “Yang kita utamakan lebih pada pencegahan,” katanya.

Cahyo menerangkan, dengan dicanangkan Lotim sebagai zona integritas menuju WBK dan WBBM, TP4D akan tergabung menjadi satu tim. Di dalamnya akan ada inspektorat dan kepolisian. “Nantinya akan menjadi tim gabungan yang akan memperkuat pendampingan dalam upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Ia mencatat, selama 2018, ada sebanyak 23 proyek yang didampingi. Menurut Cahyo angka tersebut besar, melihat keterbatasan kemampuan yang dimiliki. Karena itu, sebagian besar dinas terkait meminta pengawalan. Hal itu dianggap efektif, meski memang terkesan pasif, atau menunggu dimintai bantuan pendampingan.

Kata Cahyo, tidak semua intansi didampingi. Selain itu, permintaan pendampingan juga dilakukan dengan selektif. Artinya, tidak semua permintaan bisa diladeni. “Kita memakai skala prioritas. Takutnya jika meladeni proyek kecil di awal, nanti yang besar malah tidak bisa diurus,” jelasnya.

Karena itu, Cahyo berharap agar pemkab sesegara mungkin mengeksekusi anggaran. Sehingga pihaknya dengan cepat dapat menentukan skala prioritas pendampingan.

Sementara itu, Ketua TP4D Kejaksaan Selong Irawan Soehendra menerangkan langkah aktif yang dilakukan pihaknya adalah dengan melakukan sosialisasi. “Intinya kita lebih pada pencegahan. Karena tidak ada lagi yang mesti dilakukan jika tindak pidana itu berhasil dicegah,” kata Wawan. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks