alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Dapur Umum Rumahan ala Pengungsi Desa Pesanggrahan, Montong Gading

Di tengah kondisi hilangnya hunian tetap dan perasaan trauma yang melekat, perut harus tetap terisi. Karena itu, asap dapur umum pengungsian di Pesanggrahan harus terus mengepul. Meski sederhana, dengan lauk seadanya.

=======================

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

Setelah guncangan pada Minggu (17/3) lalu, bumi masih bergetar. “Senin lalu langsung terasa lagi. Kemarin juga. Sampai sekarang rasanya masih selalu ada,” kata Masirah, salah seorang korban gempa dari Pesanggrahan.

Siang itu, Masirah sedang membersihkan ikan teri bersama beberapa ibu-ibu korban gempa lainnya. Mereka mengaku trauma. Jangankan berlama-lama di dapur, masuk ke kamar mandi saja masih terburu-buru.

Kata Masirah, sampai saat ini, belum ada warga yang berani masuk ke dalam rumahnya. Meskipun tidak roboh. “Tapi di sini ini, hampir semua rumah kita terdampak,” katanya sembari membagi ikan teri menjadi dua bagian.

Masirah merupakan seorang janda. Ia bersama ibu-ibu korban gempa lainnya ditemui koran ini di dapur umum pengungsi. Di depan dapur umum mereka terdapat mobil tangki air milik Polres Lotim. Di samping dapur terdapat tenda yang berisi bahan makanan seperti beras, minyak, sayur, telur, dan bahan-bahan lainnya.

Plang dapur umum sendiri sudah disingkirkan. Tepatnya dibiarkan tergeletak di tanah. Beberapa meter dari area tempat memasak. “Ini dapur ala rumahan. Tidak menggunakan yang masak-masak di dalam mobil itu,” kata Masirah.

Alat yang digunakan memasak juga masih menggunakan tungku berbahan kayu bakar. Di sampingnya memang ada kompor gas. Lengkap dengan dua buah tabung gas 3 Kg. Menyala tiga kali sehari sejak Senin (18/3) lalu, gas itu belum juga habis. Semua itu karena bantuan kayu bakar.

Ketika koran ini datang, waktu makan siang sudah lewat. Para juru masak ini terlihat sedang mempersiapkan makan malam. Mereka menyiapkan hidangan untuk ratusan pengungsi. Makan tiga kali sehari. Satu kali masak, beras yang dibutuhkan 8 sampai 10 Kg. Sehari bisa sampai sekitar 30 Kg.

Sementara lauknya bermacam-macam. Paling sederhana dan sering adalah sayur kol, kacang panjang, kangkung, dan terong. Kata Masirah, yang menambah enaknya ada telur. Telur digoreng, lalu dibuat sambal. Agar cukup, jumlah sambal dibuat beberapa kali lipat dari jumlah telur.

“Selalu begitu, kita kasi sambalnya banyak-banyak. Biar cukup,” terangnya disambut anggukan kepala dari rekan dapurnya Ibu Sukardi.

Sejak Senin lalu, mereka menceritakan baru sekali memasak daging ayam. Daging ayam itu hasil pemberian para pemuda desa. Jumlahnya hanya satu kilo gram. Kata Masirah, daging itu dengan bahagia segera dimasak. Agar cukup, para juru masak menyuir-nyuur daging tersebut jadi ratusan bagian. Kecil-kecil sekali. Semua itu agar ratusan orang dari mereka kebagian.

“Tentu tidak lupa kita kasi sambal yang banyak. Meski sedikit, tapi senangnya,” kenang Masirah, seolah sedang membayangkan kapan lagi ada orang yang membawakannya daging ayam.

Membahas lauk, bukan berarti mereka tak berkecukupan. Semua kebutuhan ada. Terutama yang pokok. “Alhamdulillah, beras selalu ada dari orang-orang yang datang membantu. Begitu juga lauk-pauk,” jelasnya. (*/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tekan Jumlah Pernikahan Dini, Rutgers Gandeng Pemkab Lobar

"Khusus di Lobar terdapat SK dari Dikbud Lobar untuk memperbanyak jumlah SMP dalam memberikan pembelajaran kesehatan reproduksi yang komprehensif melalui modul setara. Total SMP yang mengadaptasi modul setara meningkat dari 4 SMP menjadi 9 SMP. Ini menandakan respons baik pemkab dan memiliki tujuan sama untuk menekan pernikahan usia dini," terangnya.

Review Deliveree Indonesia: Pengalaman Sewa Truk Colt Diesel

Logistik merupakan hal yang sangat kompleks dan rumit. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan dunia logistik pasti sudah tahu seberapa ribetnya memastikan barang atau kargo yang ingin dikirimkan tiba dengan selamat di lokasi tujuan.

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks