alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Gempa Tak Ganggu Ujian Nasional

SELONG-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dikmen PK-LPK Lombok Timur memastikan kesiapan SMA/SMK/MA di Lotim melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) 25 April mendatang. Kepala UPT Dikmen Lotim Mashun selaku panitia pelaksana menerangkan, pihaknya sudah melakukan pendataan sejak Januari 2019.

Alhamdulillah, semua sudah final dan seluruh peserta siap melaksanakan ujian,” kata Mashun kepada Lombok Post, kemarin (22/3).

Total sekolah negeri dan swasta yang mengikuti UNBK tahun ini sebanyak 149 sekolah. Terdiri SMA negeri sebanyak 23 sekolah, dan 43 SMA/MA swasta. Kemudian SMK negeri 10 sekolah, dan SMK swasta sebanyak 73 sekolah. “Untuk tahun ini semua sekolah kita sudah menggunakan UNBK,” terangnya.

Memastikan kesiapan sekolah, Mashun menegaskan upaya mengantasipasi permasalahan listrik, keamanan, dan jaringan internet. Masing-masing peserta telah diminta menyiapkan genset. Bagi sekolah yang tidak memilikinya, UPT Dikmen telah mengimbau untuk meminjam alat tersebut.

Sementara untuk keamanan sendiri, pihaknya telah bersurat ke semua polsek untuk membantu pengamanan. Selain itu, pihak sekolah juga diharapkan memperketat penjagaan di malam harinya. “Kita tidak ingin seperti kejadian tahun lalu, semua perangkat komputer dicuri,” jelasnya.

Adapun mengenai pentingnya jaringan internet, secara nasional panitia pelaksana telah bekerjasama dengan Telkom. Ia menerangkan, sekolah-sekolah di daerah tertentu telah diminta untuk menyiapkan modem. Kata Mashun, pihaknya telah memastikan kesiapan mengatasi kendala teknis tersebut.

Mashun menegaskan, bencana gempa bumi yang belum lama ini terjadi tidak berdampak pada pelaksanaan UNBK. Pihaknya telah mendata semua sekolah yang merupakan peserta. Ia menegaskan, tidak menemukan adanya sekolah yang tidak siap karena kondisi kerusakan bangunan akibat gempa.  “Ada yang mengalami retak. Tapi tidak signifikan dan aman untuk digunakan,” ujarnya.

Sementara mengenai trauma dan antisipasi jika hal yang tidak diinginkan terjadi, Mashun menuturkan kesiapan itu juga. Secara teknis, guru BK sudah diimbau untuk mendata dan mendampingi siswa yang masih trauma dengan bencana gempa.

“Terakhir kami juga sudah mendata semua sekolah pascagempa 8,5 SR, alhamdulillah tidak ada sekolah yang terdampak,” pungkasnya. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks