alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Serah Terima Surat SuaraTunggu Penyortiran dan Pelipatan

SELONG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur untuk ketiga kalinya menerima kiriman surat suara pemilu 2019. Ketua KPU Lotim Dr M Junaidi mengatakan, surat suara DPRD Provinsi dapil III dan IV dan DPD itu merupakan surat suara yang terakhir. “Sebelumnya kita sudah melipat dan menyortir empat jenis surat suara,” kata Junaidi kepada Lombok Post, kemarin (22/3).

Sampai berita ini ditulis, tim dari KPU masih melakukan bongkar surat suara dari dua mobil kontainer. Lokasi pembongkaran di Mini Mall Selong. Kata Junaidi, selama pembongkaran belum berakhir, pihaknya belum bisa memastikan jumlah surat suara yang diterima.

“Kita belum melakukan serah terima surat suara. Sebelum disortir dan lipat, data sementaranya ada di surat serah terima tersebut,” terangnya.

Sebelumnya, KPU Lotim dengan 455 petugas penyortir dan pelipat surat suara telah menyelesaikan surat suara presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Seperti biasa, pihaknya akan dapat menentukan jumlah surat suara yang sesungguhnya datang setelah melakukan penyortiran.

“Karena inilah sebenarnya pentingnya kita melakukan penyortiran. Selain untuk memastikan kerusakan, kita juga dapat memastikan jumlahnya,”  jelasnya.

Pengiriman surat suara sendiri mendapat pengamanan ketat dari kepolisian. Jalan Cut Nyak Dien di belakang Mini Mall Selong di tutup untuk sementara agar mobil kontainer leluasa untuk parkir. Setiap pengendara yang lewat pun diberikan pertanyaan dan dicegat. Jika tidak memiliki kepentingan ke tempat di sekitar lokasi penurunan surat suara.

Selama tahapan penyortiran dan pelipatan suara, polisi juga mengamankan lokasi mulai dari lantai satu dan lantai dua. Ahmad, salah seorang petugas penyortir dan pelipat suara menerangkan pemeriksaan dilakukan mulai dari masuk, istirahat, dan pulang. Barang-barang akan diperiksa dengan detail. “Tim sangat serius melakukan pemeriksaan. Kita dipastikan bersih. Setiap yang datang dan keluar juga selalu ditanya,” terangnya. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks