alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Genjot Vaksinasi Lansia, Puskesmas di Lotim Siapkan Layanan Antar Jemput

SELONG-Bupati Lotim HM Sukiman Azmy ingin melihat progres vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) di semua puskesmas. Berdasarkan pantauannya, hanya ada empat puskesmas yang telah menunjukkan progres jumlah warga lansia yang sudah mendapatkan vaksin.

“Capaiannya bagus karena petugas langsung turun ke lapangan. Menjemput dan mengantar para lansia saat proses vaksinasi,” kata Sukiman usai menggelar rakor virtual tingkat Provinsi NTB yang digelar Polda NTB, Kamis (22/4).

Puskesmas Sakra, Puskesmas Montong Betok, Puskesmas Lenek, dan Puskesmas Karang Baru itu diharapkan dapat menjadi contoh. Karena itu, ia meminta seluruh camat agar membantu meningkatkan capaian vaksinasi bagi lansia dengan berkoordinasi dengan puskesmas di wilayah masing-masing.

Tak tanggung-tanggung, dalam kesempatan tersebut, Sukiman mengatakan akan menganggarkan biaya penjemputan dan pengantaran bagi lansia yang akan divaksin. Kata Sukiman, Rp 10 juta untuk masing-masing puskesmas.

“Targetnya vaksinasi lansia di Lotim tuntas sebelum lebaran Idul fitri,” tegas mantan Dandim 1615/Lotim itu.

Kabid P3KL Dinas Kesehatan Lotim Budiman Satriadi menerangkan, progres vaksinasi untuk lansia di Lotim per tanggal 21 April mencapai 15,9 persen dosis pertama dan 0,7 persen untuk dosis kedua. “Targetnya sebanyak 4.809 orang. Jadi sekarang baru 765 lansia dosis pertama dan 34 dosis kedua,” kata Budiman.

Di luar lansia, capaian vaksinasi Lotim rata-rata sudah melampaui target. Kata Budiman, untuk tenaga kesehatan sendiri mencapai 105 persen dosis pertama dan 101 persen dosis kedua.

Sementara pelayan publik 201 persen dosis pertama dan 108 persen dosis kedua. Sedangkan guru 286 persen dosis pertama dan 120 persen dosis kedua.

“Target SDM kesehatan 5.319, pelayan publik 5.075, dan guru 3.206,” terang Budiman. (tih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks