alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Kementerian PUPR Tarik 126 Fasilitator, Pembangunan RTG Terancam Terganggu

SELONG-Sebanyak 126 fasilitator tenaga teknis yang diambil dari CPNS Kementerian PUPR akan ditarik dari tim rekonstruksi masyarakat dan permukiman berbasis komunitas (Rekompak) wilayah Lotim. Koodinator Rekompak Lotim Kusmayadi M Toha mengatakan, penarikan 126 fasilitator tersebut akan dilakukan secara bertahap dari 25 sampai 30 Maret.

“Tentu tim kita akan berkurang. Di mana yang kita sangat butuhkan selama ini adalah tenaga teknis. 126 dari PUPR ini semuanya tenaga teknis,” kata Kusmayadi kepada Lombok Post.

Selama ini, Rekompak Lotim memiliki 29 tim fasilitator yang mengurus ribuan pembangunan rumah. Kusmayadi yang akrab disapa Kus ini mengatakan, 29 tim terdiri dari 292 orang fasilitator. Setiap tim dipimpin oleh senior fasilitator, satu atau dua tenaga teknis, dan fasilitator sosial. Masing-masing tim menangani maksimal sekitar 250 kepala keluarga.

Kus menerangkan, 29 tim selama ini dirasa cukup. Sebanyak 292 fasilitator sendiri terdiri dari SF 29 orang, rekrutmen 135 orang, dan terakhir tim dari CPNS PUPR 126 orang. Namun tentu sangat disayangkan dengan akan dipulangkannya 126 fasilitator dari PUPR tersebut.  “Apalagi yang paling kita butuhkan adalah tenaga teknis,” terangnya.

Untuk menanggulangi kepergian 126 orang penting dalam pekerjaannya tersebut, Kus menyiapkan tiga langkah penting. Pertama, sebelum pergi, ia memastikan 126 fasilitator telah menyelesaikan perencanaan pembangunan atau DED. Dengan begitu, sisa fasilitator yang ada tinggal melakukan pengawasan saja. Meskipun pengawasan juga merupakan faktor paling penting dalam pembagunan RTG.

Langkah selanjutnya adalah memberikan pelatihan kepada fasilitator umum untuk menjadi fasiltator teknis. Hal itu sangat memungkinkan dilakukan, melihat pengalaman yang sudah berbulan-bulan dilakukan oleh fasilitator tersebut. Sementara yang terakhir adalah rekrutmen baru. “Apabila kita masih membutuhkan, mau tidak mau kita harus melakukan rekrutmen,” katanya.

Sebanyak 126 fasilitator ini diketuhui merupakan langkah Kementerian PUPR mengiyakan program 1.000 insinyur muda untuk NTB. Kini, waktu mereka sudah habis karena akan dilantik. “Ya mau bagaimana lagi. Kita optimis tetap bisa berjalan,” jelas Kus. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Review Deliveree Indonesia: Pengalaman Sewa Truk Colt Diesel

Logistik merupakan hal yang sangat kompleks dan rumit. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan dunia logistik pasti sudah tahu seberapa ribetnya memastikan barang atau kargo yang ingin dikirimkan tiba dengan selamat di lokasi tujuan.

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks