alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

MAN Insan Cendekia Lotim Buktikan Motto ‘Kampus Prestasi, Mandiri, Islami’

LOMBOK TIMUR-Belum genap dua tahun berdiri, MAN Insan Cendekia (IC) Lombok Timur berhasil membuktikan keunggulannya. Dalam ajang bergengsi Sonic Linguistic 2019, siswanya berhasil membawa membawa pulang gelar juara pertama lomba khitobah tingkat nasional.

Siswa MAN IC Lotim Taariq Al Faridzi berhasil membawa pulang piala juara pertama lomba Khitobah berbahasa arab.

“Lomba ini diikuti oleh seluruh siswa MAN IC dan SMA se-derajat  se Indonesia,” kata Taariq kepada Lombok Post, kemarin (25/2).

            Sonic Linguistic merupakan lomba nasional tahunan yang diselenggarakan oleh MAN IC Serpong Tangerang. Kata Taariq, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari gemblengan madrasah tempatnya menuntut ilmu. Dengan konsep asrama, hampir setiap hari ia mendapat ilmu tentang cara berpidato menggunakan tiga bahasa.

“Setelah Salat Subuh dan pagi hari kita memiliki jadwal rutin untuk maju berpidato menggunakan tiga bahasa,” terang siswa yang berasal dari Gunung Sari, Lobar tersebut.

Menurutnya, MAN IC Lotim tak hanya memberikan pengetahuan umum saja. Akan tetapi juga menyuguhkan kesiapan dalam meraih prestasi. Hal itu terbukti dengan program-program asrama yang disuguhkan. Kata Taariq, belum lagi program-program pendidikan reguler di madrasah.

Kepala Madrasah MAN IC Lotim H Aozar Zawad menerangkan, konsep madrasah memadukan iptek dan imtak. Lulusannya diharapkan dapat menjadi penerus bangsa yang tak hanya tinggi ilmu pengetahuan dan teknologinya, akan tetapi juga dibekali dengan iman dan takwa.

Kata Aozar, perpaduan iptek dan imtak itulah yang menjadi keunggulan MAN IC, sesuai dengan niatan dari Kementerian Agama RI. Seperti yang dikutip dari Prof Dr BJ Habibie dan Prof M Quraish Shihab, MAN IC membentuk generasi bangsa yang berwawasan perpaduan otak Jerman dan otak timur tengah. Perpaduan antara teknologi dan religi.

Karena itu, Aozar mengaku optimis dengan keunggulan madrasah yang dipimpinnya. Saat ini MAN IC Lotim baru memiliki dua kelas. Jurusannya IPA dan IPS. Madrasah yang bermoto kampus prestasi, mandiri, islami itu juga baru saja melaksanakan akreditasi dengan nilai A.

“Alhmadulillah, selain itu kita juga memiliki program riset. Siswa langsung turun ke masyarakat untuk mengembangkan langsung ilmu yang di pelajarinya,” terang Aozar.

Selain itu, ada juga siswa yang meraih juara lomba menulis cerpen, cerdas cermat islami, Mading, dan tahfiz tingkat provinsi. Itu menunjukkan keseriusan program asramanya. Mulai dari tahfidz, fiqih, ta’lim, hadist, tafsir, tiga bahasa, kitab kuning, dan remaja masjid.

Keberhasilan meraih penghargaan tidak terlepas dari semangat dan keseriusan menuntut ilmu. Semangat otodidak dalam belajar didukung dengan optimalisasi peran guru. Guru di sekolah ditambah lagi peran pendamping di asrama sebagai pengajar sekaligus pendamping belajar.

Mengenal MAN IC Lotim

Aozar menguraikan, MAN IC berawal di masa presiden ketiga RI BJ Habibie. Awalnya bernama SMA Insan Cendekia. Prinsipnya keseimbangan antara penguasan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan iman dan takwa.

Sejak tahun pelajaran 2000/2001, kata Aozar, Insan Cendekia dilimpahkan pengelolaannya oleh BPPT kepada Kementerian Agama. Selanjutnya, nama SMU Insan Cendekia bertransformasi menjadi MAN Insan Cendekia. Tanpa mengurangi dan mengubah sistem pengajaran secara keseluruhan yang telah berjalan selama ini.

            MAN IC Lotim sendiri merupakan satu-satunya di NTB. Pembangunan MAN IC Lotim dicanangkan tahun 2015 dan diresmikan langsung oleh kementerian agama RI pada 2 Oktober 2017 lalu.

Tahun ini, kata Aozar, MAN IC Lotim memasuki penerimaan siswa tahun ke tiga. Artinya pada 2020 mendatang, pihaknya akan pertama kali meluluskan angkatan pertama. “Sementara ini kita memiliki 183 siswa. Siswanya tidak hanya dari NTB, tapi se Indonesia. Begitu juga dengan pengajarnya,” terang Aozar. (tih/r8/ADV)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks