alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Tolong, Petugas Keamanan di Lokasi Karantina Aikmel Butuh APD

SELONG-Tim penanggulangan korona Lotim meningkatkan pengawasan dan pencegahan penularan pandemi covid-19.  Apalagi setelah adanya pasien positif korona di NTB dari Lotim.
Sayangnya, para petugas yang harus berada di garda terdepan pengawasan dan pencegahan itu belum dilengkapi alat pelindung diri (APD). “Jangankan standar, masker biasa saja susah didapatkan,” kata Kapolsek Aikmel Iptu I Made Sutama saat dihubungi Lombok Post, Rabu (25/3).
Sutama menerangkan, bersama TNI, pihaknya tetap memantau ponpes yang merupakan milik pasien positif korona. Tempat itu diisolasi. Sebanyak 165 penghuninya di karantina. Tapi penjaganya, terlihat memperihatinkan dengan hanya berseragam biasa dengan masker seadanya. “Ini yang sangat kami butuhkan. Tidak bisa kita sok menjadi pahlawan di sini,” kata Sutama.
Sampai saat ini, aktivitas masyarakat Aikmel tetap berjalan seperti biasanya. Situasi hanya berbeda di sekitar lokasi ponpes milik pasien positif korona. Ponpes tersebut berada di Aikmel Utara, Kecamatan Aikmel. “Di sana kondisinya disterilkan dari warga,” tambahnya.
Sutama berharap petugas keamanan bisa segera mendapatkan APD. Ia menjelaskan, permintaannya tersebut dalam waktu dekat akan direalisasikan pemerintah. “Bupati mengatakan besok (hari ini, red) kami akan diberikan masker,” jelasnya.
Ketua IDI Cabang Lotim dr Kurnia Akmal sebelumnya menyampaikan ketidaksiapan pemkab dalam menangani pandemi covid-19. Menurutnya, wabah yang mendunia harus ditangani dengan standar internasional.
Kata Akmal, semua ada prosedurnya, terutama bagi petugas medis yang berada di garda terdepan. “Yang menjadi pertanyaan, apakah petugas ini sudah mengetahui prosedur tersebut,” jelas Akmal.
APD standar mesti ada di setiap rumah sakit dan puskesmas. Tidak hanya itu, petugas keamanan dan awak media juga menurutnya mesti diperhatikan. Semua harus diberikan pemahaman. “Karena sekali lagi, ini pandemi. Tidak boleh diremehkan,”  terangnya.
Terpisah, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menyampaikan kesiapan pemkab dalam menanggulangi pandemic covid-19. Salah satunya dengan menyiapkan berbagai peralatan. Termasuk APD. “Kita sudah carikan anggaran Rp 20 miliar,” jelasnya. (tih/r5)
- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks