Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Jadi Langganan Banjir, Warga Tanjung Luar dan Pijot Butuh Solusi Permanen

SELONG-Setiap musim hujan, warga di perumahan nelayan Kampung Baru, Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak menjadi wilayah langganan banjir. Dalam tiga hari terakhir, air menggenang mencapai lutut orang dewasa di sekitar halaman  rumah warga. Di satu titik yang lebih rendah, genangan air yang harus dilewati warga setinggi dada orang dewasa.

Selain intensitas air hujan yang tinggi, banjir disebabkan juga oleh saluran yang tertutup dan mengalami pendangkalan. “Persoalan ini sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan,” kata Camat Keruak Ahmad Subhan pada Lombok Post, Jumat (25/11).

Persoalan tersebut belum juga berakhir meski Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Lotim bersama pemerintah kecamatan, desa, serta warga sekitar bergotong royong memperbaiki saluran. Bahkan untuk mengurangi intensitas genangan, saluran yang bermasalah telah dijebol dan mengalirkan air ke muara.

Baca Juga :  Pencuri Amatir Belajar Bobol ATM

Akibat dari penjebolan saluran tersebut, jalan harus diputus dan untuk sementara dibuatkan jembatan darurat. Akan tetapi, upaya membuat saluran tersebut belum dapat menghindarkan perkampungan dari genangan air saat terjadi hujan lebat.

Kata Subhan, hal itu disebabkan oleh sistem saluran yang masih bermasalah. “Sehingga dibutuhkan solusi permanen yang skalanya tidak kecil,” terangnya.

Untuk jangka pendek, sejauh ini pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Lotim untuk mengatasi persoalan saluran tersebut. Kata Subhan, akan ada bantuan untuk membuat saluran agar tidak terjadi lagi genangan.

Namun persoalan lainnya yang membutuhkan waktu dan biaya besar adalah saluran makro di sekitar perkampungan. Salah satunya mengatasi sedimentasi di sepanjang saluran. Terutama saluran yang mengarah ke muara atau pantai. “Ini juga dalam proses penanganan” jelasnya.

Baca Juga :  Atraksi Paralayang Warnai Hari Pahlawan di Lotim

Sementara warga terdampak banjir dikatakan harus melewati genangan air untuk keluar dari rumahnya. Sehingga mereka membutuhkan bantuan berupa rakit pelampung. (tih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks