Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Keren, Universitas Hamzanwadi Jalin Kerja Sama dengan Komnas Disabilitas

SELONG-Dalam upaya mengembangkan Pusat Layanan Disabilitas (PLD) yang dimiliki, Universitas Hamzanwadi menjalin kerja sama dengan Komisi Nasional Disabilitas Indonesia. Kedua belah pihak melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama di Rektorat Universitas Hamzanwadi, Kecamatan Selong, Lotim, Kamis (24/11) lalu.

Ketua Komnas Disabilitas Indonesia Dr Dante Rigmalia mengatakan, keperluan akan pendidikan bagi penyandang disabilitas harus dapat berjalan dengan baik. Karena semua warga negara memiliki hak yang sama dalam pembangunan.

Ia menjelaskan, kebutuhan layanan disabilitas di berbagai sektor salah satunya sektor pendidikan harus menjadi perhatian semua pihak. “Tujuannya agar semua kebutuhan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dapat terpenuhi. Education for all,” kata Dante.

Baca Juga :  Pemdes Kesik Lotim Kembali Gelar Gawe Adat Nunas Nede

Senada dengan Dante, komisioner Komnas Disabilitas Jona Aman Damanik menerangkan, kolaborasi antara Komnas Disabilitas dengan Universitas Hamzanwadi diharapkan dapat menjadi sebuah pondasi kuat untuk bersinergi, bekerjasama, saling membantu dalam mengembangkan pelayanan pendidikan terhadap penyandang disabilitas. “Apalagi di Universitas Hamzanwadi ini sudah ada  pusat layanan disabilitasnya,” terang Damanik.

Wakil Rektor I Universitas Hamzanwadi Dr Abdullah Muzakar mengatakan, saat ini LPTK di NTB masih kekurangan tenaga pengajar yang berkualifikasi Pendidikan Luar Biasa (PLB).  Hal ini menyebabkan kebutuhan atau upaya ekstra dalam mendalami kebutuhan pendidikan terhadap penyandang disabilitas.

Muzakar menyampaikan, dengan jalinan kerjasama tersebut, diharapkan Universitas Hamzanwadi dan Komnas Disabilitas terus bersinergi dalam mengembangkan dan menguatkan sistem pendidikan disabilitas di NTB. Sebagaimana kedua belah pihak telah sepakat untuk menjalin, mengembangkan, dan memberikan dukungan dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi.

Baca Juga :  Produk NTB Dijual ke Israel Murni Urusan Bisnis

“Hal ini meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat terkait isu-isu inklusi disabilitas,” terangnya.

PLD Universitas Hamzanwadi sendiri sudah berjalan dua tahun. Pengembangan PLD ini sebagai bentuk upayanya dalam melakukan yang terbaik untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan bagi penyandang disabilitas.

Komnas Disabilitas sendiri dibentuk Presiden RI melalui amanah UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Komnas Disabilitas adalah lembaga yang bertujuan untuk memastikan penyandang disabilitas memperoleh hak-haknya dalam pembangunan. (tih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks