alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

158 Pejabat Eselon II, III, dan IV Lotim Dimutasi

SELONG-Gerbong mutasi Pemkab Lombok Timur kembali bergerak. Kemarin (25/2), 158 pejabat eselon II, III, dan IV dilantik Bupati HM Sukiman Azmy di Pendapa Bupati. Dalam pelantikan yang juga dihadiri Wabup Lotim H Rumaksi itu, ada beberapa nama yang menduduki jabatan baru dan tergeser.

Tujuh pejabat eselon II yang dimutasi yakni, H Hariadi Suranggana sebagai Kepala DPMPTSP menggantikan M Syukri, H Marhaban Kepala DLHK menggantikan Mulki, Talaat sebagai Kepala Disnakeswan menggantikan H Sutarno Muharyadi yang pensiun, dan H Mugni sebagai Kadis Pariwisata menggantikan HM Juhad.

Sementara Salmun Rahman dari Kepala Bapenda menjadi Kasatpol PP, drg Asrul Sani dari Kepala Dikes ke Kepala DP3AKB, Lalu Suandi dari Kepala Dikbud menjadi Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarajat dan SDM, serta Hj Sri Utami Afianti menjadi Asisten III Setda Lotim.

Sementara untuk eselon III ada 13 camat yang diganti. Selain itu ada juga sejumlah kepala bidang. Tidak itu saja, beberapa lurah, kepala seksi, dan kepala sub bagian juga turut dirombak.

Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menerangkan, tidak semua kehendak bisa diakomodir. Dalam penempatan, pejabat bersangkutan mesti memenuhi kualitas dan persyaratan yang ada. Jika camat yang dilantik bukan dari STPDN, maka sekcam harus dari APDN. “Untuk memenuhi kualitas seperti ini yang membutuhkan waktu,” kata Sukiman kepada awak media selepas pelantikan.

Selain itu, dibutuhkan juga kejelian dan evaluasi mendalam dalam melihat kemampuan pejabat. Adapun alasan mengenai jumlah yang begitu banyak, ia menerangkan hal itu disebabkan oleh karena adanya kebutuhan eselon IV sebagai pelaksana teknis. Hal itu sangat dibutuhkan oleh eselon III. “Karena itu kita segerakan,” terangnya.

Ditambahkan, ada beberapa nama yang tidak membutuhkan pansel. Hal itu disebabkan oleh adanya pejabat bersangkutan yang dulunya menjabat sebagai kadis di masa kepemimpinannya. “Bagi mereka yang seperti itu, tidak perlu ada pansel. Karena mereka sudah terjamin kualitasnya dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya.

Dia berharap kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera melaporkan LHKPN ke KPK. Selain itu, ia juga menegaskan untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Terlebih telah dicanangkannya Lotim sebagai wilayah zona integritas.

Selain itu, Sukiman juga menjelaskan, sudah ada izin dari Kemendagri untuk mempanselkan lima jabatan eselon II. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pansel tersebut. “Selesai pansel akan langsung kita lantik. Maka saya kira selesailah tugas penataan pejabat untuk kurun periode ini,” terang Sukiman.

Akibat dari mutasi ini, tercatat ada beberapa nama yang tak disebutkan ke mana ia dipindahkan atau nonjob. Diantaranya, Mulki yang sebelumnya Kepala DLHK, HM Sukri sebelumnya Kepala DPMPTSP, H Suroto sebelumnya Kepala DP3AKB, dan H Juhad sebelumnya Kepala Dispar. Sukiman menegaskan, nanti pada waktunya tidak akan ada yang nonjob. “Ketika evaluasi ini sudah berakhir, semua akan ada posisinya,” tambahnya.

Hal serupa juga ditegaskan oleh Kepala BKPSDM Lotim H Khairi. Dia menerangkan jika nama-nama yang digantikan sudah ada penempatannya. Hanya saja belum mendapatkan SK. “Ganti layar,” jelasnya. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

Desa Mantang Masuk Nominasi Juara Lomba Kampung Sehat

Desa Mantang menjadi salah satu desa yang masuk nominasi juara pada Lomba Kampung Sehat di Lombok Tengah. Total ada 10 desa terbaik dari 139 desa dan kelurahan yang mengikuti lomba dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks