alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Pemkab lotim Belum Serius Kelola Potensi Pariwisata

SELONG-Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur tahun ini hanya mendapat anggaran Rp 200 juta. Dengan anggaran tersebut, wajar jika puluhan proposal event pariwisata yang masuk harus bersabar menunggu disirami dana. “Dengan dana ini, tentu tidak banyak yang bisa kita bantu,”  kata ketua BPPD Lotim Akhmad Roji kepada Lombok Post.

Sebelumnya, Roji mengaku kecewa dengan tidak adanya satu pun logo BPPD di banner Festival Pesona Budaya Kaliantan (FPBK) 2019. Padahal, pihaknya bukan tidak bisa memberikan dana, akan tetapi kondisi yang ada menyebabkan anggaran tidak bisa diberikan begitu saja.

Kata Roji, inilah yang menjadi salah satu yang mesti diperhatikan pemerintah. Kabar baik tentang akan dimasukkannya FPBK ke kalender event pemkab menurut Roji harus berkesinambungan dengan dukungan anggaran. Sebab sama saja bohong jika hanya mengandalkan sponsor. “Bila perlu kegiatan seperti itu langsung diambil alih oleh pemerintah,” ujarnya.

Menurut Roji, anggaran menjadi salah poin penting untuk menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata. Kata Roji, pemkab tidak boleh setengah-setengah jika ingin melihat pariwisata Lotim berkembang. “Tahun sebelumnya anggaran kami Rp 600 juta,” kata Roji.

Terkait FPBK 2019, Roji menerangkan akan memberikan dana sebesar Rp 15 juta. Jumlah tersebut berkurang dari harapan sebelumnya sebesar Rp 25 juta. Mau bagaimana lagi, kata Roji anggaran yang ada hanya itu. Ia pun memastikan dana tersebut akan langsung diberikan oleh bupati.

Sementara itu, Ketua Panitia FPBK 2019 Busran Eka Mayadi menerangkan, jika BPPD Lotim terkesan tak memberi dukungan. Sebab dana Rp 25 juta yang dijanjikan tak juga dicairkan. Meskipun demikian, Eka menerangkan jika FPBK 2019 mendapat respons positif dari sponsor. “FPBK mendatang, pihak sponsor siap mendanai sepenuhnya kegiatan ini,” terang Eka. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks