alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Pembangunan Rika Perlu Dibatasi

MATARAM-Pemerintah telah menyediakan 18 jenis desain rumah tahan gempa (RTG) yang bisa dipilih oleh masyarakat sesuai keinginannya. Dari belasan jenis itu, BNPB meminta Pemprov NTB untuk jangan terlalu mengikuti keinginan masyarakat untuk memilih desain rumah instan kayu (rika)

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengingatkan, Pemprov NTB harus berhati-hati dalam menggunakan daya dukung lokal. Apa yang menjadi permintaan dan keinginan masyarakat yang membangun RTG, tidak semuanya dipenuhi. Misalnya, yang memiliki rika, karena ada akibat yang ditimbulkan.

“Karena jelas ada persoalan baru yang timbul,” terangnya.

Bila keinginan masyarakat dipenuhi, sudah bisa membayangkan berapa kubik kayu yang akan dibutuhkan. Dia mengambil contoh, pemerintah mendukung 20 ribu pembangunan rika. Satu rika membutuhkan empat hingga lima kubik kayu. Artinya bila lima kubik dikalikan 20 ribu unit, maka ada 100 ribu kubik kayu yang disediakan untuk membangun rika.

“Berapa ratus pohon yang harus ditebang, akibatnya buka hutan, pohon-pohon di wilayah lombok ini jelas akan berkurang, tentu ini akan menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Doni mengatakan, semua pihak tidak hanya pemerintah, harus memberikan pengertian yang sejelas-jelasnya kepada masyarakat. Termasuk juga, bagaimana pemerintah melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat, agar meminimalisasi penggunaan rika untuk membangun RTG mereka.

 “Sosialisasi ini tidak akan total kalau tidak didukung oleh tokoh masyarakat, mereka juga harus diberikan pemahaman,” tutupnya.

Direktur Kesiapsiagaan BNPB Medi Herlianto juga mengingatkan, pada dasarnya pemerintah ingin pembangunan RTG membawa dampak lebih baik di masa yang akan datang. Jangan sebaliknya. Karena itu, instansi yang berkaitan dengan hutan, kayu dan perumahan, harus proaktif mengedukasi masyarakat.

“Saya berharap penggunaan kayu ini bisa dibatasi, atau jangan sama sekali,” tegasnya.

Kepala Dinas Perkim NTB I Gusti Bagus Sugiartha mengakui, rika masuk pada empat besar desain RTG yang paling banyak diminati masyarakat. Meski begitu, pengawasan tetap dilakukan. Pemprov NTB sudah menginstruksikan kepada masing-masing pendamping masyarakat. Dari perangkat pemerintah desa hingga babinsa dan bhabinkamtibmas untuk mengawasi pelaksanaan dan kualitas bahan bangunan yang digunakan.

Karena penggunaan bahan kayu harus memperhatikan kekuatan dan keawetan. Bila dua unsur itu tidak terpenuhi, maka masyarakat bisa diarahkan untuk menggunakan desain yang lain. Selain itu, aplikator juga memiliki peranan penting dalam keberhasilan pelaksanaan pembangunan RTG bagi korban terdampak.

“Itu yang terus kami tekankan pada proses membangun RTG ini,” tutupnya. (r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks