alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Pengelolaan Sampah di Lotim Masih Buruk

SELONG-Koalisi peduli sampah (KPS) Lombok Timur membuka Trash Art Project 2019 di kantor Gema Alam, Selong, kemarin (27/2). KPS terdiri dari Gema Alam, Oasistala Lotim, dan seniman balsem untuk Indonesia (SBUI). “Trash Art Project 2019 sebenarnya merupakan kelas pengolahan sampah,” terang Ketua Gema Alam NTB Haiziah Gazali.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 27-28 Februari tersebut mengajak puluhan seniman Lotim untuk berkarya. Kata Haiziah yang akrab disapa Zicko, program tersebut sebagai bentuk respons terhadap kondisi sampah yang terus meningkat. Terutama sampah nonorganik.

Ia menerangkan, nantinya hasil karya yang dihasilkan oleh para seniman akan digabungkan dan dipamerkan bersama. “Selain itu, ada juga kelas pengolahan sampah yang diisi juga oleh pengelola bank sampah dari beberapa desa,” terangnya.

Seiring perkembangan kebutuhan manusia, semakin hari volume sampah semakin meningkat. Di Lotim penanganan sampah masih kurang baik dan bijak. Hal itu terlihat di beberapa titik, masih terdapat penumpukan di mana-mana dan tidak terpilah antara organik dan anorganik. “Ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kita. Di mana hal ini dapat menimbulkan dampak besar bagi kehidupan,” terangnya.

Situasi tersebut dikatakan dapat berpengaruh terhadap kondisi lingkungan yang selanjutnya menurunkan kualitas kesehatan, dan menimbulkan dampak ekonomi, sosial dan budaya. Ia menambahkan, sampah yang tak tertangani dengan baik akan membusuk dan berbau lalu menimbulkan bibit penyakit. Kata Zicko, jenis penyakit yang umum timbul dari persoalan sampah ini yaitu diare, kolera, tifus, dan penyakit kulit.

Stage Manager trash art project 2019 Yuspianal Imtihan menerangkan jika dari puluhan seniman yang diundang bergabung, terpilih delapan yang lolos kurasi. Para seniman terdiri dari pelukis, filmaker, musisi, dan penulis. “Semuanya menghadirkan karya yang hari ini dipersentasikan dan dibahas bersama,” terangnya.

Semua karya tersebut kemudian dimasukkan ke dalam katalog trash art project 2019. Kata Yuspianal, harapannya, karya-karya ini nantinya dapat disebarluaskan. Salah satunya adalah lagu tentang sampah yang diciptakan oleh salah seorang musisi Lotim. Nantinya, karya tersebut akan disebarkan di aplikasi yang bisa diunduh dan didengarkan masyarakat luas. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.
Enable Notifications    Ok No thanks