alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Februari, Anak Kembar Siam Asal Lotim Jalani Operasi Pemisahan di Surabaya

SELONG-Setelah cukup lama menanti, akhirnya operasi pemisahan balita kembar siam Anaya dan Inaya dijadwalkan pada 7 Februari 2022 mendatang. Jadwal tersebut sudah ditetapkan berdasarkan hasil rapat daring RSUD dr Raden Soedono Selong dengan tim kembar siam RSUD Dr Soetomo Surabaya.

“Anaya dan Inaya harus mendapatkan pemeriksaan kondisi praoperasi satu minggu sebelum jadwal. Sehingga akan kita berangkatkan ke Surabaya pada Senin 31 Januari 2022,” kata Direktur RSUD dr Raden Soedjono Selong dr HM Tantowi Jauhari saat melihat kondisi terkini Anaya dan Inaya di Desa Jurit, Kecamatan Pringgsela, Jumat (28/1).

Sesuai hasil rapat yang diikuti juga oleh Pemkab Lotim, tim kembar siam RSUD Dr Soetomo Surabaya memastikan jika Anaya dan Inaya dapat dipisahkan. Dalam rapat tersebut, telah disepakati juga jalinan kerja sama antara rumah sakit dengan Pemkab Lotim.

Baca Juga :  Tim Dokter RSUD Dr Soetomo Berhasil Pisahkan Kembar Siam Anaya dan Inaya

Kata Tantowi, RSUD Dr Soetomo Surabaya juga telah menyatakan kesiapannya. “Mulai dari tim, kamar operasi, ruang perawatan, obat-obatan dan lain sebagainya,” jelasnya.

Biaya operasi pemisahan Anaya dan Inaya diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Tantowi menerangkan, biaya tersebut sudah menjadi tanggung jawab Pemkab Lotim. Dibantu yayasan sosial seperti Yayasan Peduli Bersama NTB, Rumah Yatim, dan para donatur lainnya.

Adapun yang akan berangkat menemani Anaya dan Inaya ke Surabaya adalah kedua orang tuanya dan tim pendamping medis berupa tenaga perawat dan dokter spesialis anak dari RSUD Selong. Tantowi juga memastikan pemenuhan kebutuhan kedua orang tua selama berada di Surabaya. “Insya Allah, semua sudah kita siapkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung Gili Ree dan Gili Belek Jerowaru Hampir Rampung

Husniati, ibu balita kembar Anaya dan Inaya, bersyukur dengan kabar bahagia yang disampaikan langsung direktur RSUD Selong padanya. Ia berterima kasih kepada semua pihak, terutama Pemkab Lotim atas bantuan yang diberikan pada keluarganya.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Bahagia sekaligus haru rasanya,” kata Husniati.

Ia menjelaskan, Anaya dan Inaya yang sebentar lagi berusia tiga tahun sudah pandai berbicara dan menyadari kekurangan yang dimilikinya. Kata Husniati, mereka mulai terlihat malu saat dikerubungi anak-anak normal di sekitarnya. Ia berharap, operasi pemisahan nanti berjalan lancar. (tih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/